Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nepal Perketat Izin Pendakian Everest

Pemerintah Nepal telah mengajukan perubahan atas proses izin bagi para pendaki yang ingin menaklukan Gunung Everest setelah sebelas pendaki tewas tahun lalu.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 19 Desember 2019  |  05:39 WIB
Menuju Gunung Everest dari Nepal - iciclesadventuretreks.com
Menuju Gunung Everest dari Nepal - iciclesadventuretreks.com

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Nepal telah mengajukan perubahan atas proses izin bagi para pendaki yang ingin menaklukan Gunung Everest setelah sebelas pendaki tewas tahun lalu.

Seperti dikutip dari Reuters, perubahan tersebut salah satunya menegaskan bahwa para pendaki harus menunjukkan bukti pernah menempuh salah satu puncak setinggi 6.500 meter di Nepal. Namun, sejumlah pihak mengkritik pembatasan tersebut tidak masuk akal.

Aturan lainnya, Nepal akan mewajibkan sertifikat kesehatan bagi para pendaki dan syarat bagi pemandu minimal memiliki pengalaman tiga tahun dalam mengatur pendakian.

Dua peraturan terakhir dinilai terlalu mudah. Pasalnya sertifikasi kesehatan dapat didapat dengan mudah dari dokter dan para pemandu Everest banyak yang sudah melampaui persyaratan tersebut.

Pada 2018, kepadatan pendakian Everest menjadi penyebab tewasnya 11 pendaki. Berdasarkan penelusuran Bisnis, padatnya jalur pendakian di Everest disebabkan oleh komersialisasi ekspedisi ke gunung tersebut. Faktor lainnya adalah kurangnya pengalaman para pendaki yang ikut serta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

everest Nepal

Sumber : Reuters

Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top