Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank DKI Dibobol Oknum Satpol PP, Ada Peran Orang Dalam?

Penyidik Polda Metro Jaya akan menyelidiki kemungkinan adanya orang dalam yang terlibat dalam kasus pembobolan Bank DKI oleh oknum Satpol PP.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 22 November 2019  |  17:29 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus - Antara/Fianda Rassat
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus - Antara/Fianda Rassat

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya akan menyelidiki kemungkinan adanya orang dalam yang terlibat dalam kasus pembobolan Bank DKI oleh oknum Satpol PP.

Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa Bank DKI mengalami kerugian sebesar Rp50 miliar akibat kasus pembobolan mesin ATM yang diduga dilakukan oknum Satpol PP.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa pihak Bank DKI sudah memperbaiki sistem yang dibobol tersebut.

Yusri mengaku tim penyidik Polda Metro Jaya akan menyelidiki kemungkinan keterlibatan orang dalam Bank DKI terkait aksi pembobolan tersebut.

"Semuanya masih diperiksa, didalami baik dari Bank DKI atau saksi-saksi lainnya. Hasil audit menyebutkan kerugiannya mencapai Rp50 miliar," tutur Yusri, Jumat (22/11/2019).

Yusri menjelaskan tim penyidik sudah memanggil 41 orang. tapi hanya 25 orang yang telah memenuhi panggilan tersebut. Dia juga mengaku akan terus mendalami dan menyelidiki semua pihak yang diduga terlibat dalam kasus pembobolan Bank DKI itu.

"Masih kami dalami terus. Beberapa pihak juga sudah kami panggil," kata Yusri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank dki pembobolan atm
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top