Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Oknum Satpol PP Bobol Bank DKI, Polda Metro Jaya Periksa 41 Saksi

Polda Metro Jaya memanggil 41 orang saksi untuk diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana pembobolan Bank DKI oleh oknum anggota Satpol PP.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 22 November 2019  |  17:09 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus - Antara/Fianda Rassat
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus - Antara/Fianda Rassat

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya memanggil 41 orang saksi untuk diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana pembobolan Bank DKI oleh oknum anggota Satpol PP.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kendati sudah puluhan saksi yang diperiksa tim penyidik Polda Metro Jaya, belum ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Yusri, berdasarkan hasil audit, kerugian yang diderita Bank DKI atas insiden pembobolan tersebut mencapai Rp50 miliar.

"Kita sudah panggil 41 orang saksi terkait kasus itu dan dari semua yang telah dipanggil, yang hadir itu hanya 25 orang," tuturnya, Jumat (22/11/2019).

Yusri menjelaskan beberapa orang saksi yang telah diperiksa berasal dari unsur pegawai hingga Manajemen Bank DKI. Kemudian, berdasarkan hasil keterangan para saksi itu, menurut Yusri, mereka sudah yakin sistem keamanannya sudah diamankan.

"Mereka sudah meyakinkan kalau mereka sudah amankan semua sistem yang ada. Mereka masih memverifikasi kesalahan apa yang terjadi dalam sistem itu," kata Yusri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembobolan atm
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top