Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penetapan Tersangka Kasus Asuransi Jiwasraya Tinggal Selangkah Lagi

Menurut Burhanuddin, jika pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah memberikan hasil hitungan kerugian negara terkait kasus itu, tim penyidik akan langsung menetapkan tersangkanya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 15 November 2019  |  14:21 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi
Jaksa Agung ST Burhanuddin - Bisnis/Sholahuddin Al Ayyubi

Bisnis.com, JAKARTA--Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tinggal selangkah lagi dalam menetapkan tersangka kasus perkara dugaan tindak pidana korupsi Asuransi Jiwasraya.

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengemukakan tim penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta hanya tinggal menunggu hasil hitungan kerugian negara terkait perkara tersebut. 

Menurut Burhanuddin, jika pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah memberikan hasil hitungan kerugian negara terkait kasus itu, tim penyidik akan langsung menetapkan tersangkanya.

"Untuk kasus Jiwasraya, kami sedang menunggu hasil perhitungan kerugian negara. Tunggu saja dulu ya," tutur Burhanuddin, Jumat (15/11/2019).

Sebelumnya, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Nirwan Nawawi mengungkapkan tim penyidik sudah memeriksa puluhan saksi dan mengumpulkan alat bukti terkait perkara tersebut.

"Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sampai kini masih melakukan penyidikan terkait kasus dugaan tindak pidana asuransi Jiwasraya itu," kata Nirwan.

Meskipun sudah puluhan saksi yang diperiksa tim penyidik, belum ada satu orang pun yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara itu.

"Untuk tersangkanya sampai saat ini belum ada," kata Nirwan.
 
 
 
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jiwasraya ST Burhanuddin
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top