Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Menyamar Jadi Pemohon SKCK

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengungkapkan pelaku datang ke Polrestabes Medan menggunakan atribut ojek online dan membawa sebuah tas ransel. Pada saat tas ransel pelaku di cek, ternyata hanya ditemukan sebuah buku dan tidak ditemukan benda lain yang mencurigakan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 13 November 2019  |  12:03 WIB
Jenazah seseorang yang tidak utuh lagi di lokasi peledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan - Istimewa
Jenazah seseorang yang tidak utuh lagi di lokasi peledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA--Polri menyebutkan bahwa pelaku bom bunuh diri sempat menyamar jadi pemohon SKCK di Polrestabes Medan, Sumatra Utara.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengungkapkan pelaku datang ke Polrestabes Medan menggunakan atribut ojek online dan membawa sebuah tas ransel. Pada saat tas ransel pelaku di cek, ternyata hanya ditemukan sebuah buku dan tidak ditemukan benda lain yang mencurigakan.

"Pada saat petugas menanyakan keperluannya, dia mengaku mau membuat SKCK di Polrestabes Medan," tutur Dedi, Rabu (13/11/2019).

Selanjutnya, ketika petugas meminta pelaku agar membuka jaket ojek online-nya, pelaku tidak mau membukanya dan pelan-pelan bergeser ke arah kerumunan pemohon SKCK di Polrestabes Medan.

"Saat itu dia mengarah ke arah parkiran dan mungkin belum sampai pada lokasi yang dituju, bom telah meledak di halaman parkir," kata Dedi.

Ditambahkan Dedi, jarak tempat pembuatan SKCK dengan pos penjagaan berjarak 30-40 meter. 

"Saat itu masyarakat memang memenuhi lokasi pembuatan SKCK," ujar Dedi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bom bunuh diri Polrestabes medan
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top