Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diisukan Jadi Dewan Pengawas KPK, Ahok : Itu Hoax!

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menepis kabar dirinya ditunjuk sebagai salah satu anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 06 November 2019  |  21:05 WIB
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengacungkan jempol di depan foto Joko Widodo - Instagram @basukit_btp_lovers
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengacungkan jempol di depan foto Joko Widodo - Instagram @basukit_btp_lovers

Bisnis.com, JAKARTA--Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menepis kabar dirinya ditunjuk sebagai salah satu anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Itu hoax," ujarnya dalam pesan singkat kepada Bisnis, Selasa (6/11/2019).

Dia menuturkan isu yang beredar di media sosial terkait dirinya tidak mungkin terjadi. Pasalnya, salah satu kriteria untuk menjadi Dewan Pengawas KPK harus independen dan tidak berasal atau berafiliasi dengan partai politik.

Saat ini Ahok tercatat secara resmi sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dia menjadi kader partai banteng tak lama setelah bebas dari Mako Brimob beberapa bulan lalu.

"[Saya] kader partai, gak boleh [jadi dewan pengawas]," imbuh Ahok.

Ahok mengaku saat ini dirinya tidak memikirkan politik praktis atau jabatan yang terkait pemerintahan.

Mantan Bupati Belitung Timur tersebut juga enggan menanggapi banyaknya dukungan dari publik untuk menjadi anggota Dewan Pengawas KPK.

Ahok mengatakan saat ini ingin lebih menekuni dunia bisnis.

"Lagi fokus bisnis jagung dan ayam saja," imbuhnya.

Seperti diketahui, BTP bersama eks-Ketua KPK Antasari Azhar diisukan menjadi Dewas KPK.

Sementara itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan nama-nama Dewas KPK masih dalam penggodokan dan belum ditetapkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK ahok
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top