Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bamsoet Bantah Telah Berkhianat, Berpolitik Bukan Pacaran

Pendukung Bambang Soesatyo kembali menyatakan diri menginginkan jagoannya terus maju dalam memperebutkan ketua umum Partai Golkar.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 04 November 2019  |  19:59 WIB
Bamsoet Bantah Telah Berkhianat, Berpolitik Bukan Pacaran
Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo (tengah) bersama Politikus Golkar Ali Yahya (kedua kiri) dan Anggota Dewan Pembina Partai Golkar Paskah Suzetta (kedua kanan) memberikan keterangan kepada wartawan saat mendeklarasikan dirinya maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar periode 2019-2024, di Jakarta, Kamis (18/7/2019). - ANTARA/Reno Esnir
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pendukung Bambang Soesatyo kembali menyatakan diri menginginkan jagoannya terus maju dalam memperebutkan ketua umum Partai Golkar. Di sisi lain, hal itu dianggap sebagai pengkhianat karena melanggar janji yang sudah disepakati.

Saat dikonfirmasi, Bambang (Bamsoet) mengatakan bahwa belum bisa memastikan apakah akan tetap ikut kompetisi atau tidak. Jadwal musyawarah nasional (munas) yang salah satu agendanya memilih ketua baru belum diputuskan.

“Plenonya pun belum pasti karena kami belum mendapat undangan sampai hari ini. Jadi saya belum bisa menjawab apa yang menjadi pertanyaan, apakah saya maju atau tidak,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Bamsoet menjelaskan bahwa akan memastikannya jika sudah ada jadwal munas. Rapat pleno untuk mengatur itu direncanakan berlangsung besok.

Sementara itu dia belum mengetahui apakah akan didukung oleh pengurus daerah sehingga memenuhi syarat pencalonan. Akan tetapi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) ini sudah mendeklarasikan diri beberapa bulan lalu.

Bamsoet membantah bahwa telah melanggar komitmen untuk tidak maju sebagai calon ketua umum Golkar sehingga disebut mengkhianati janji. Tidak ada hitam di atas putih dalam politik.

“Memang pacaran pakai pengkhianatan? Ini kan saya tidak sedang bercinta tapi sedang berpolitik masa ada pengkhianat-pengkhiatan,” ucapnya. 

Bagi para kader, sudah menjadi rahasia umum bahwa ditunjuknya Bamsoet sebagai pimpinan MPR lalu jadi ketua sebagai kesepakatan agar Airlangga Hartarto dipilih kembali menjadi Ketua Golkar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

partai golkar Bambang Soesatyo
Editor : Akhirul Anwar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top