Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asean dan China Sepakat Atasi Konflik Demi Kemajuan Ekonomi

Para pemimpin negara di Asia Tenggara beserta China dan kekuatan regional lainnya berjanji untuk mengatasi konflik atas kebijakan perdagangan dan sengketa wilayah demi ekonomi yang lebih kuat dan stabilitas regional.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 03 November 2019  |  19:15 WIB
Asean dan China Sepakat Atasi Konflik Demi Kemajuan Ekonomi
Ilustrasi - asean.org
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Para pemimpin negara di Asia Tenggara beserta China dan kekuatan regional lainnya berjanji untuk mengatasi konflik atas kebijakan perdagangan dan sengketa wilayah demi ekonomi yang lebih kuat dan stabilitas regional.

Presiden Donald Trump tidak hadir pada pertemuan puncak para pemimpin Asia Tenggara tersebut. Sebagai gantinya, Trump mengirim penasihat keamanan nasionalnya, Robert O'Brien.

Tahun lalu, Trump mengirim Wakil Presiden Mike Pence, namun keduanya saat ini sibuk berkampanye. 

Para analis mengatakan ketidakhadiran Trump akan meninggalkan ruang bagi China untuk lebih meningkatkan profil dan kekuatannya di wilayah tersebut.

Tuan rumah pertemuan Asean, Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha, mengatakan kelompok itu bertujuan untuk mencapai kesepakatan dasar tentang program kawasan yang bisa menjadi salah satu blok perdagangan terbesar di dunia.

Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) yang mereka usulkan bertujuan untuk menghilangkan hambatan perdagangan di antara 10 anggota Asean dan enam negara lain dalam satu blok yang mencakup hampir sepertiga dari semua perdagangan global.

Prayuth dan pejabat lainnya mengatakan tujuan RCEP adalah untuk mencapai kesepakatan akhir pada tahun depan. Asean berharap untuk menetapkan kode etik dengan China terkait perairan yang disengketakan di Laut China Selatan, katanya seperti dikutip CNBC.com, Minggu (3/11/2019).

Perdana Menteri China Li Keqiang mengatakan kepada para pemimpin lain yang hadir bahwa Beijing berkomitmen untuk menandatangani perjanjian semacam itu dan akan berperan sentral di kawasan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china asean rcep
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top