KLHK Catat Penurunan Titik Panas Capai 90% dalam Seminggu Terakhir

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan jumlah titik panas terus mengalami tren penurunan hingga 90% dalam satu minggu terakhir.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 28 September 2019  |  16:10 WIB
KLHK Catat Penurunan Titik Panas Capai 90% dalam Seminggu Terakhir
Pemadaman titik panas - ANTARA FOTO/Bayu Pratama S.

Bisnis.com, JAKARTA- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan jumlah titik panas terus mengalami tren penurunan hingga 90% dalam satu minggu terakhir.


Satelit Modis yang digunakan BMKG menunjukkan  jumlah titik panas (hotspot) seluruh Indonesia mencapai  1.374 titik per 23 September 2019 .


"134 diantaranya berada di  Riau,  324 titik di Jambi, Sumatera Selatan 337 titik, Kalimantan Barat 20 titik, Kalimantan Tengah 279 titik, dan Kalimantan Selatan 49 titik, serta Kalimantan Timur 11 titik," ujar Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Djati Witjaksono Hadi seperti dikutip dari keterangan pers, Sabtu (28/9/2019).


Adapun, berdasarkan pantauan per 5 September 2019, jumlah titik api di seluruh Indonesia mencapai 554 titik, dengan sebaran sebagai berikut: Riau 68 titik, Jambi 15 titik, Sumatera Selatan 13 titik, Kalimantan Barat 9 titik, Kalimantan Tengah 268 titik, Kalimantan Selatan 39 titik, Kalimantan Timur 60 titik. 


Sementara itu, pada 26 September, satelit modis menangkap kenaikan jumlah titik api, yang mencapai 915 titik api seluruh Indonesia sekitar pukul 18.55 waktu pemantauan.


Titik api tersebut tersebar di Jambi 33 titik api, Sumatera Selatan 18 titik, Kalimantan Barat 59 titik, Kalimantan Tengah 674 titik, Kalimantan Selatan 28 titik, dan Kalimantan Timur 38 titik.


Penurunan kembali terjadi pada Jumat (27/9/2019), kemarin pukul 22.12 di mana satelit mencatat ada 223 titik panas di seluruh Indonesia dengan sebaran Riau 9 titik panas, Jambi 96 titik panas, 8 titik panas di sumatera Selatan, 1 titik panas di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah 1 titik panas, Kalimantan Selatan 1 titik panas, Kalimantan Timur 33 titik panas. 


Untuk hari ini, Sabtu 28 September 2019 tren penurunan kembali terjadi, pada pagi hari sekitar pukul 06.02 WIB. Terdapat 136 titik panas di seluruh Indonesia. Khusus di wilayah rawan karhutla, di Riau terdapat 2 titik, Jambi 17 titik, Sumatera Selatan 3 titik, Kalimantan Barat tidak ditemukan titik panas, Kalimantan Tengah terdapat 4 titik, Kalimantan Selatan 1 titik, dan Kalimantan Timur terdapat 27 titik.  


Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang dilakukan oleh BPPT sangat membatu upaya pemadaman di darat, sehingga dapat menurunkan jumlah titik panas.

Dalam satu minggu ini, hujan sudah turun di Provins Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat seperti di wilayah Singkawang Bengkayang, Sukadana, dan beberapa wilayah lainnya. Hujan juga turun di wilayah Kalimantan Tengah. Untuk Provinsi Riau, tim Manggala Agni, TNI, POLRI dan Masyarakat Peduli Api tetap menyiagakan 38 posko khusus di daerah rawan karhutla.


Hingga saat ini upaya pemadaman di Kecamatan Dumai Timur, Dumai Selatan, Medang Lampung, hingga Rengat masih terus dilakukan. Wilayah-wilayah ini diketahui memiliki lahan gambut yang cukup dalam sehingga upaya pemadaman darat juga perlu dilakukan. 


Provinsi Sumatera Selatan yang dalam beberapa hari mengalami hujan juga dilaporkan menunjukkan penurunan titik panas. Namun, tim satgas masih melakukan pemadaman melalui darat untuk wilayah yang belum padam, seperti di Desa Muara Medak, Kecamatan Sungai Rotan, dan Kabupaten Muara Enim. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
titik panas, Karhutla

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top