Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kedatangan Turis Asing ke Hong Kong Turun Hingga 40 Persen

Dampak unjuk rasa di Hong Kong kian melebar.  Bukan hanya membuat kondisi tegang, tapi juga melumpuhkan perekonomian di negara tersebut.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 09 September 2019  |  11:26 WIB
Seorang pemrotes mengangkat lima jari selama rapat umum ke Konsulat Jenderal AS di Hong Kong, China, 8 September 2019. - Reuters
Seorang pemrotes mengangkat lima jari selama rapat umum ke Konsulat Jenderal AS di Hong Kong, China, 8 September 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Dampak unjuk rasa di Hong Kong kian melebar.  Bukan hanya membuat kondisi tegang, tapi juga melumpuhkan perekonomian di negara tersebut.

Salah satu sektor industri yang kena imbasnya adalah pariwisata.  Berdasarkan data yang dilansir dari Bloomberg menyebutkan dampak dari demonstrasi di Hong Kong telah menurunkan jumlah kedatangan turis asing hingga mencapai 40 persen dibandingkan tahun lalu.

Ini menjadi data kedatangan wisatawan di Hong Kong yang mengalami penurunan terbesar sejak tahun 2003

Sekretaris Keuangan Paul Chan juga menuliskan dalam postingan blognya jika tingkat hunian hotel di beberapa distrik turun lebih dari setengahnya dan harga kamar hotel menurun 40% -70%, katanya.

Selain itu, beberapa saham terpukul akan kondisi tersebut. Tercatat saham Hysan Development Co. dan Wharf Holdings Ltd., yang mengoperasikan mal di Causeway Bay, turun lebih dari 1,5% setelah polisi menembakkan gas air mata di distrik itu pada Minggu malam.

Kemudian, saham Wynn Macau Ltd. turun 2%, dan Shangri-la Asia Ltd. kehilangan 2,2%. MTR Corp turun 1,5% setelah pengunjuk rasa kembali merusak sejumlah stasiun. Indeks MSCI Hong Kong juga turun 0,5%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hong kong

Sumber : Bloomberg

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top