Usai Temui Jokowi, Menteri Yasonna: Kami Akan Pelajari Revisi UU KPK

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly menyatakan pihaknya masih akan mengkaji terlebih dulu mengenai rencana kontroversial DPR yaitu revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 09 September 2019  |  12:52 WIB
Usai Temui Jokowi, Menteri Yasonna: Kami Akan Pelajari Revisi UU KPK
Menkumham Yasonna Laoly datang ke rumah Megawati Soekarnoputri di Kebagusan Pasarminggu, Rabu (17/4/2019). JIBI/Bisnis - Lalu Rahadian

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly menyatakan pihaknya masih akan mengkaji terlebih dulu mengenai rencana kontroversial DPR yaitu revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pernyataan itu disampaikan oleh Yasonna seusai menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Kepresidenan, Senin (9/9/2019).

"Kita akan pelajari dulu," kata Yasonna yang juga merupakan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

Yasonna mengaku belum membaca draf revisi UU KPK tersebut. Ditanya soal rencana pembentukan dewan pengawas KPK, Yasonna mengatakan setiap institusi membutuhkan upaya koreksi dan penyeimbangan (check and balance).

Seperti diketahui, DPR berencana merevisi UU No.30/2002 tentang KPK. Semua fraksi di DPR telah sepakat RUU tersebut akan dibahas bersama pemerintah.

Rencana revisi UU KPK mengundang  kontroversi karena dianggap oleh banyak pihak, termasuk dari Komisioner KPK sendiri, sebagai bagian dari upaya memperlemah fungsi KPK dalam memberantas korupsi.

Sejumlah poin yang menjadi sorotan antara lain mengenai pembentukan dewan pengawas, penyadapan yang membutuhkan persetujuan dewan pengawas serta soal kewenangan KPK dalam menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, yasonna laoly, revisi uu kpk

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top