Udara Moscow Panas, Vladimir Putin Belikan Erdogan Es Krim Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin membelikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan es krim khas Rusia saat berada di Moscow International Aviation and Space Salon (MAKS) 2019.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 30 Agustus 2019  |  13:45 WIB
Udara Moscow Panas, Vladimir Putin Belikan Erdogan Es Krim Rusia
Sumber Foto : Sputnik - Sergey Guneyev

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin membelikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan es krim khas Rusia saat berada di Moscow International Aviation and Space Salon (MAKS) 2019. 

Video Putin mentraktir es krim ini viral di media sosial. Dia juga membelikan es krim untuk rombongan Erdogan pada Selasa (27/8/2019). 

Dalam video itu, keduanya beristirahat setelah melihat-lihat mesin terbang di MAKS 2019. Mereka akhirnya mampir di toko es krim dekat Bandara Internasional Zhukovsky ketika udara cukup panas.

Ketika seorang kasir memberi tahu total harganya 210 rubel atau sekitar Rp45 ribu, keduanya berdebat siapa yang akan membayar.

"Apakah Anda akan membayar saya juga?" tanya Erdogan.

"Ya, tentu saja saya akan membayar," balas Putin. "Anda kan tamu kami."

Putin memberi perempuan itu 5.000 rubel atau sekitar Rp1 juta kepada kasir, mengatakan kembaliannya untuk membayar es krim rombongan Erdogan.

Vladimir Putin sempat bercanda bahwa kembaliannya harus diberikan kepada Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia untuk pengembangan penerbangan, dikutip dari Sputnik.

Membeli es krim di MAKS menjadi semacam tradisi bagi Putin, yang sebelumnya juga dilakukannya pada 2017.

Rupanya Vladimir Putin menggunakan es krim sebagai senjata diplomatik rahasia dan hal ini bukanlah taktik baru.

Sebelum musim panas ini, Vladimir Putin juga menghadiahkan Presiden Cina Xi Jinping sekotak es krim Rusia untuk ulang tahunnya.

Vladimir Putin tahu Xi Jinping menyukai es krim Rusia, setelah dia mengatakan kepada media pada pada 2016 setiap kali dia berkunjung ke Rusia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
vladimir putin, Recep Tayyip Erdogan

Sumber : Tempo.co

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top