Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BNPB Pastikan Kebakaran Lahan di Sekitar Tol Kanci Telah Padam

Api membakar kawasan ilalang seluas 3 hektar di sebelah utara Tol Kanci
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 25 Agustus 2019  |  23:25 WIB
Ilustrasi - ANTARA/Ahmad Rizki Prabu
Ilustrasi - ANTARA/Ahmad Rizki Prabu

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan kebakaran lahan di sekitar Tol Kanci, Cirebon telah berhasil dipadamkan.

Agus Wibowo, Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB menuturkan lahan yang terbakar merupakan kawasan ilalang. Api membakar lahan di Desa Kanci, blok Sigagla, Kecamatan Astana Japura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (25/8) sejak pukul 12.43 WIB. Api itu baru berhasil dipadamkan pada pukul 19.40 WIB

Berdasarkan kronologi kejadian, mulanya api membakar kawasan ilalang seluas 3 hektar di sebelah utara. Setelah tim berhasil menangani kawasan ini api muncul kembali dari ilalang yang kering dan merembet ke arah selatan pinggir jalan raya. Api bahkan menjangkau membakar tumbuhan dengan jarak sekitar hampir 5 meter memasuki kawasan Tol Kanci. Areal yang terbakar di sisi ini mencapai luas 1 hektar.

"Sedangkan penyebab kebakaran tersebut belum diketahui dan korban jiwa dinyatakan nihil," kata Agus.

Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Pemadam Kebakaran (Damkar) Lemah Abang dan Polsek Astanajapura dengan mengerahkan mobil damkar yang dilakukan secara manual langsung ke titik api. Dalam proses pemadaman tim sempat menemui kendala berupa medan yang sulit dicapai dan tidak ada sumber air terdekat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnpb
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top