Ingin Berpindah Bidang Karier? Pertimbangkan 9 Hal Ini

Setelah berkarier di satu bidang yang sama, apakah Anda pernah berpikir untuk beralih ke bidang yang lain? Memulai karier di bidang yang berbeda tentu sah-sah saja.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  15:32 WIB
Ingin Berpindah Bidang Karier? Pertimbangkan 9 Hal Ini
Ilustrasi - Digitaltrends

Bisnis.com, JAKARTA—Setelah berkarier di satu bidang yang sama, apakah Anda pernah berpikir untuk beralih ke bidang yang lain? Memulai karier di bidang yang berbeda tentu sah-sah saja.

Hal ini perlu dilakukan karena banyak orang yang terjebak dengan pekerjaan yang tidak disukainya. Namun, apakah keputusan beralih bidang karier itu tepat waktu dan tepat sasaran?

Nah, apabila Anda tengah berpikir untuk beralih ke perjalanan karier yang lain, pertimbangkan 9 hal ini agar Anda tidak salah langkah:

1.      Passion

Walau sudah sering dibicarakan, masalah passion memang penting untuk dipertimbangkan. Penelitian menyebutkan 87 persen pekerja tidak memiliki passion dalam pekerjaannya sehingga tidak maksimal dalam bekerja. Jika Anda tidak memiliki gairah lebih dalam pekerjaan Anda, silakan mempertimbangkan untuk mencari bidang karier yang lain yang sesuai dengan passion.

2.      Dukungan perusahaan

Apakah perusahaan sebelumnya mendukung perkembangan Anda agar menjadi pembelajar dan bekerja keras? Jika perusahaan tidak membuat Anda ingin berkembang, kemungkinan besar Anda tidak cocok di jalur karier tersebut.

3.      Menyusun ulang visi

Apakah karier Anda saat ini sudah sesuai dengan visi jangka panjang yang Anda susun? Apabila belum, jadikan hal ini sebagai langkah awal untuk menyusun ulang visi yang ingin Anda raih. Salah satunya mungkin adalah beralih ke bidang karier yang lainnya.

4.      Mencari pendukung

Lebih sulit untuk berganti bidang karier dibandingkan dengan mencari pekerjaan baru yang sama dengan bidang Anda saat ini. Anda mungkin harus berjuang lebih besar seperti belajar dari orang lain yang juga berganti karier, mencari keterampilan tambahan, dan sebagainya. Sebelum berganti karier, harus ada perencanaan yang tepat.

5.      Mengantisipasi penentang

Apabila ada mantan bos, keluarga, pasangan atau siapapun yang mungkin menolak rencana Anda untuk berganti karier, sebaiknya Anda harus mengantisipasi hal ini. Jelaskan pada mereka dengan bijaksana agar pandangan mereka tidak akan menghalangi langkah Anda di kemudian hari.

6.      Mengatur waktu

Berpindah karier tentu membutuhkan waktu yang lebih lama, sehingga Anda perlu mengatur waktu dengan bijaksana. Berkomitmenlah untuk mempelajari atau merencanakan perubahan karier setidaknya satu jam sehari.

7.      Membuat resume sesuai keterampilan

Catat semua keterampilan kerja yang Anda miliki baik itu soft skill maupun hard skill. Nah, apabila ada keterampilan lain yang tidak Anda miliki segera buat rencana untuk mempelajarinya. Pastikan Anda memiliki kualifikasi yang sesuai dengan bidang yang ingin Anda jalani.

8.      Manfaatkan jejaring

Manfaatkan orang-orang di LinkedIn atau jaringan online untuk membantu Anda menemukan tempat baru untuk memulai karier di bidang yang baru. Lakukan personal branding yang mengarahkan Anda pada bidang baru yang ingin diraih. Tidak hanya jejaring online, manfaatkan juga jaringan offline dari teman-teman dan kenalan Anda yang memiliki koneksi atau kompetensi di bidang yang Anda tuju.

9.      Menjadi ahli di bidang yang baru

Mulailah membangun keterampilan yang Anda perlukan untuk beralih karier. Ikuti kelas-kelas tambahan untuk belajar dan berkembang. Baca majalah perdagangan dan pelajari tren industri.

Jangan takut untuk beralih jalur dalam karier Anda. Bersiaplah untuk mengejar karier yang baru yang membuat Anda lebih puas saat bekerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Tips Karir, pekerjaan

Sumber : Lifehack.org

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top