Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

69 Calon Hakim Agung Ikuti Seleksi Kualitas di KY

Sebanyak 69 orang calon hakim agung mengikuti seleksi kualitas yang digelar Komisi Yudusial (KY), mulai Senin (16/7/2019) hingga Kamis mendatang. Selain calon hakim agung, KY juga menyelenggarakan seleksi untuk menjaring hakim ad hoc Mahkamah Agung (MA).
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 16 Juli 2019  |  16:43 WIB
Mahkamah Agung - Antara/Andika Wahyu
Mahkamah Agung - Antara/Andika Wahyu

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 69 orang calon hakim agung mengikuti seleksi kualitas yang digelar Komisi Yudusial (KY), mulai Senin (16/7/2019) hingga Kamis mendatang. Selain calon hakim agung, KY juga menyelenggarakan seleksi untuk menjaring hakim ad hoc Mahkamah Agung (MA).


Aidul Fitriciada Azhari, Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY menjelaskan, rincian seleksi kualitas berdasarkan jenis kamar yang dipilih, yakni sebanyak 26 orang memilih kamar pidana, 21 orang kamar perdata, 10 orang kamar agama, 4 orang tata usaha negara (TUN) khusus pajak, dan 8 orang memilih kamar militer.

"Di hari pertama ini, para peserta menjalani tes berupa studi kode etik dan pedoman perilaku hakim dan pembuatan karya tulis," kata Aidul melalui keterangan tertulis, Selasa (16/7/2019).

Semantara itu di hari kedua tes berupa studi kasus hukum dan tes objektif. Dalam seleksi ini juga dilakukan penilaian karya profesi masing-masing peserta yang telah dikumpulkan saat registrasi.

Aidul melanjutkan, calon hakim ad hoc tindak pidana korupsi dan hubungan industrial di MA akan menjalani seleksi kualitas pada Rabu-Kamis, 17-18 Juli 2019.

Dia mengimbau kepada para peserta seleksi agar waspada dan tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan untuk dapat meloloskan calon.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

komisi yudisial calon hakim agung
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top