Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Prediksi Polri : Massa Aksi Jelang Putusan MK Mencapai 3.000 Orang

Polri memprediksi total jumlah peserta massa aksi yang akan menggelar demonstrasi di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi sebanyak 3.000 orang. Mereka berasal dari 14 kelompok elemen masyarakat.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 27 Juni 2019  |  12:53 WIB
Suasana penjagaan oleh polisi di luar gedung Mahkamah Konstitusi (MK) menjelang sidang gugatan perselisihan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Jakarta, Rabu (19/6/2019). - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
Suasana penjagaan oleh polisi di luar gedung Mahkamah Konstitusi (MK) menjelang sidang gugatan perselisihan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Jakarta, Rabu (19/6/2019). - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA--Polri memprediksi total jumlah peserta massa aksi yang akan menggelar demonstrasi di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi sebanyak 3.000 orang. Mereka berasal dari 14 kelompok elemen masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengakui Kepolisian telah mendapatkan pemberitahuan dan memberi izin kepada para peserta aksi untuk menggelar aksi hari ini. Izin diberikan sesuai dengan petunjuk dari Polri seperti lokasi aksi dilarang dilakukan di depan Gedung MK.

Menurut Dedi, sampai saat ini izin untuk unjuk rasa baru diberikan kepada 14 elemen masyarakat yang berencana membawa massa aksi sebanyak 2.500-3.000 orang.

"Saat ini sudah ada 14 elemen masyarakat. Total jumlah massa nanti diperkirakan mencapai 2.500-3.000 orang," tutur Dedi, Kamis (27/6/2019).

Dedi menjelaskan Polri dan TNI juga sudah siap untuk memberikan pengamanan terhadap massa aksi yang akan menggelar aksi demonstrasi hari ini di sekitar Gedung MK.

Dedi juga mengimbau peserta massa aksi agar melakukan unjuk rasa dengan damai dan tidak terprovokasi  kelompok tertentu yang mau membuat aksi damai tersebut berujung ricuh.

"Hati-hati dengan pihak tertentu yang berencana melakukan provokasi," kata Dedi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sidang MK sidang gugatan Pilpres
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top