Megawati Kemungkinan Jadi Ketum Lagi, Tapi Akan Ada Ketua Harian

Megawati Soekarnoputri kemungkinan besar akan terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum PDIP pada Kongres V karena mampu mempertahankan kemenangan partai di Pemilu 2019.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 18 Juni 2019  |  15:35 WIB
Megawati Kemungkinan Jadi Ketum Lagi, Tapi Akan Ada Ketua Harian
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri berbicara dalam acara Bu Mega Bercerita di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (7/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Megawati Soekarnoputri kemungkinan besar akan terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum PDIP pada Kongres V karena mampu mempertahankan kemenangan partai di Pemilu 2019.

"Dalam kongres nanti kemungkinan besar Ibu Mega akan diminta bersedia untuk dipilih kembali menjadi ketua umum. Karena proses di dalam PDIP sendiri mungkin berbeda dengan partai yang lain karena kita memang betul-betul secara bottom-up, dari bawah," kata kader PDIP Pramono Anung di Kompleks Parlemen, Selasa (18/6/2019).

Pramono berpendapat, PDIP di bawah kepemimpinan Megawati terbukti mampu mempertahankan kemenangan setelah menjadi pemenang pada Pemilu 2014. Selain itu Presiden ke-5 RI juga merupakan sosok pemersatu di tubuh partai.

Meski Megawati akan menjabat ketua umum kembali, Pramono membenarkan bahwa nantinya akan ada jabatan baru di PDIP yakni ketua harian dan wakil ketua umum.

“Pembahasan posisi ketua harian maupun wakil ketua umum akan dilakukan dalam Kongres V nanti,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk membuat dua jabatan itu diperlukan perubahan dalam AD dan ART partai. Pembahasan AD/ART akan dimulai saat kongres berlangsung.

"Soal komposisi kepemimpinan itu diserahkan sepenuhnya ke dalam kongres," katanya.

Hanya saja Sekretaris Kabinet itu enggan mengungkap siapa calon kuat penjabat ketua harian dan wakil ketua umum PDIP. Pramono haya menegaskan sudah ada beberapa nama calon kuat.

"Ya, ada beberapa nama untuk kedua posisi itu," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pdip, pramono anung

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup