Buktikan Keamanan, Staff American Airlines Uji Coba Terbang dengan Boeing 737 Max

Jajaran manajer American Airlines Group Inc. berencana melakukan ujicoba terbang dengan pesawat Boeing Co. 737 Max sebelum menggunakan pesawat untuk penerbangan komersil guna membangun kepercayaan terhadap keselamatan pesawat.
Aprianto Cahyo Nugroho | 13 Juni 2019 12:50 WIB
Ilustrasi - Pesawat Boeing 737 Max - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Jajaran manajer American Airlines Group Inc. berencana melakukan ujicoba terbang dengan pesawat Boeing Co. 737 Max sebelum menggunakan pesawat untuk penerbangan komersil guna membangun kepercayaan terhadap keselamatan pesawat.

Dilansir Bloomberg, para eksekutif dan staf lainnya akan ikut dalam penerbangan segera setelah regulator mencabut larangan terbang Boeing 737 Max dan sebelum 4 September, yang merupakan tanggal paling awal perjalanan komersial akan dilanjutkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Chief Executive Officer American Airlines Doug Parker dalam rapat umum pemegang saham tahunan perusahaan penerbangan itu. rapat pemegang saham hari Rabu.

Seperti diketahui, pesawat Boeing 737 Max telah dilarang terbang di seluruh dunia sejak 13 Maret, setelah dua kecelakaan fatal dalam waktu lima bulan sebelumnya.

Maskapai telah menyusun strategi untuk meyakinkan para penumpang bahwa pesawat 737 Max aman karena Boeing telah memperbarui perangkat lunak untuk sistem kontrol penerbangan yang tidak berfungsi dalam kecelakaan dan mendukung perbaikan dengan pelatihan pilot baru.

Regulator keselamatan penerbangan AS mengatakan mereka tidak menetapkan kerangka waktu untuk menandatangani perbaikan yang diusulkan Boeing untuk pesawat tersebut.

"Kami ingin membuatnya terbang lagi sehingga ketika penumpang menaikinya, mereka menyadari bahwa pesawat telah berpotensi terbang selama berminggu-minggu," kata Ross Feinstein, juru bicara American Airlines, seperti dikutip Bloomberg.

Eksekutif maskapai penerbangan, manajer, pramugari, dan karyawan lain mungkin termasuk di antara mereka yang ikut dalam penerbangan uji coba, katanya.

American Airlines awal bulan menunda batas waktu dua minggu sampai 3 September sebelum pesawat 737 Max digunakan. Perubahan itu dibuat untuk mengakomodasi kebutuhan penjadwalan kru, dan tidak berarti maskapai meragukan Max akan disetujui untuk melanjutkan penerbangan lebih awal, ungkap Parker.

"Kami tidak akan menjual kursi hari ini jika kami tidak berpikir kemungkinan besar pesawat akan terbang pada 3 September," lanjutnya.

Penerbangan pasca-persetujuan pertama ke pangkalan pemeliharaan AS di Tulsa, Oklahoma, juga dapat digunakan sebagai penyegaran bagi pilot yang telah mendapatkan pelatihan tambahan.

"Begitu Anda melihat pilot dari American, Southwest, dan United Airlines mengatakan bahwa mereka menerbangkan pesawat karena aman untuk terbang, itu akan terjadi. Mereka sangat terlatih, mereka professional," kata Parker

United Continental Holdings Inc. telah menghapus Max dari jadwal penerbangannya hingga 3 Agustus, sedangkan Southwest, operator 737 Max terbesar, telah menetapkan tanggal penerbangan perdana pada 5 Agustus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
boeing 737

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top