Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNPB : Penanganan Banjir di Kutai Kertanegara Butuh Tambahan Alat Berat

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat korban terdampak banjir di Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, mencapai 16.385 jiwa.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 12 Juni 2019  |  15:35 WIB
BNPB : Penanganan Banjir di Kutai Kertanegara Butuh Tambahan Alat Berat
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho - ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat korban terdampak banjir di Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, mencapai 16.385 jiwa.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB menuturkan saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih melakukan pendataan warga terdampak serta kerusakan infrastruktur akibat bencana itu.

"BPBD dan Dinas PU Kab. Kutai Kertanegara [tengah] melakukan pembersihan material longsor yang menutupi jalan dan pemukiman warga menggunakan alat berat dan mobil Damkar," jelas Sutopo dalam keterangan tertulis, Rabu (12/6/2019).

Dalam penanganan tanggap darurat ini, disiapkan dana operasional sebesar Rp5 miliar. Dana ini akan diambilkan dari APBD Kutai Kertanegara pada pos Belanja Tidak Terduga (BTT).

"BPBD bersama perangkat daerah terkait membuat pos lapangan serta dapur umum di 3 titik guna mendistribusikan makanan dan air mineral kepada warga terdampak," kata Sutopo.

Menurut Sutopo, saat ini tim lapangan masih membutuhkan tambahan alat berat untuk pembersihan material longsor, alat kebersihan serta terpal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bnpb bencana alam
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top