JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019 : Potret Toleransi Saat Umat Muslim Berlebaran di Kepaon Bali

Di Kampung Islam Kepaon, Denpasar, Bali, misalnya, malam takbiran dimeriahkan dengan pertunjukan barongsai, juga mengundang umat Hindu sekitar sebagai tamu. 
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 05 Juni 2019  |  14:21 WIB
JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019 : Potret Toleransi Saat Umat Muslim Berlebaran di Kepaon Bali
Masjid Besar Al Muhajirin Kepaon, Bali. - Bisnis/Reni Lestari

Kabar24.com, DENPASAR — Di Pulau Dewata,  Bali, yang sebagian besar masyarakatnya memeluk agama Hindu, Hari Raya Idulfitri dirayakan dengan sentuhan tolerasi yang terjaga dari generasi ke generasi. 

Di Kampung Islam Kepaon, Denpasar, Bali, misalnya, malam takbiran dimeriahkan dengan pertunjukan barongsai, juga mengundang umat Hindu sekitar sebagai tamu. 

Muhammad Tahir, Ketua Yayasan Anak Yatim Darul Falah Kepaon mengatakan bahwa  seringkali penyelenggaraan Salat Idulfitri melibatkan pecalang atau polisi adat Bali, bagian dari Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI). 

Sebaliknya,  saat umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi dan Galungan,  umat muslim Bali juga turun tangan menjaga pengamanan.

Bahkan tak hanya saat perayaan hari besar saja, setiap salat Jumat pun umat Hindu juga turut membantu penjagaan. 

"Yang di timur itu Hindu semua,  dan daerah sini muslim semua, setiap Salat Jumat mereka yang jaga," kata Tahir saat berbincang dengan Bisnis,  Rabu (5/6/2019).

Saat Lebaran mat muslim di Bali melaksanakan ngejot, tradisi  memberikan makanan kepada para tetangga sebagai tanda terima kasih. Sebaliknya, saat hari raya Umat Hindu, umat muslim juga diberi jajanan.

"Kita biasa saja, tidak ada masalah. orang Hindu itu,  jika dihormati, kita baik dengan dia, dia akan baik,  jadi saling jaga saja, " jelasnya.  

Di kampung muslim Kepaon ini,  ada sekitar 100 kepala keluarga yang seluruhnya memeluk Islam.  Sebagian dari mereka adalah pendatang,  tetapi ada pula masyarakat muslim asli Bali di tempat ini. 

Para pendatang biasanya ramai-ramai meninggalkan Kepaon untuk mudik ke kampung halamannya masing-masing,  yang rata-rata berada di Pulau Jawa.

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019 (Yustinus Andri/Muhammad Ridwan/Andi M. Arief/Maria Elena/Reni Lestari)

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bali, Mudik Lebaran, lebaran, Jelajah Jawa-Bali

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top