Segera Bertemu Ratu Elizabeth, Donald Trump Bantah Sebut Meghan Markle 'Jahat'

Donald Trump membantah telah menyebut Duchess of Sussex sebagai perempuan "jahat" jelang kunjungan kenegaraan tiga harinya ke Inggris
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 03 Juni 2019  |  07:27 WIB
Segera Bertemu Ratu Elizabeth, Donald Trump Bantah Sebut Meghan Markle 'Jahat'
Meghan Markle saat mengnjungi Sydney, Australia - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah bahwa ia telah menyebut Meghan Markle memiliki sifat "jahat". Bantahan ini disampaikan Trump hanya sehari jelang kunjungan kenegaraannya ke Inggris di mana ia akan disambut oleh anggota keluarga kerajaan.

"Saya tidak pernah menyebut Meghan Markle 'jahat.' Semua ini hanya dibuat-buat oleh Media Berita Palsu, dan mereka jelas merekayasanya! Apakah @CNN, @nytimes, dan lainnya akan meminta maaf? Saya meragukan hal itu!" tulis Trump melalui akun Twitter-nya pada Minggu (2/6/2019) waktu setempat.

Meski telah membantah, kemelut soal komentar Trump terhadap istri Pangeran Harry yang merupakan warga Amerika Serikat terus berlanjut. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan tabloid Inggris The Sun, bisa didengar dengan jelas bahwa Trump menyebut Meghan dengan sebutan demikian.

Dalam rekaman itu, pewawancara menyinggung soal posisi Meghan sebagai kritikus Trump saat kampanye presiden 2016. Perempuan yang kini bergelar Duchess of Sussex itu disebut sempat berniat pindah ke Kanada jika Trump terpilih, namun pewawancara mengatakan Meghan justru pindah ke Inggris.

"Yah, banyak orang pindah ke sini, jadi apa yang bisa saya katakan," jawab Trump. "Tidak, aku tidak tahu bahwa dia jahat."

Namun Trump melanjutkan dengan mengatakan bahwa ia berpikir Meghan akan menjalankan tugas dengan sangat baik sebagai putri.

"Dia akan melakukannya dengan sangat baik, dia akan sangat baik. Saya harap dia melakukannya," sambung Trump.

Donald Trump diperkirakan akan tiba di Inggris pada Senin pagi (3/6/2019) waktu Inggris untuk kunjungan resmi selama tiga hari.

Pada malam hari pertama, Trump akan menerima jamuan makan malam dari Ratu Inggris Elizabeth II di Istana Buckingham. Pangeran William beserta Kate Middleton diperkirakan akan turut hadir dalam jamuan tersebut. Namun Meghan Markle dipastikan bakal absen lantaran sedang menjalani cuti menyusul kelahiran buah hatinya, Archie Harrison Mountbatten-Windsor yang belum genap berusia sebulan.

Selain komentar kontroversial soal Meghan Markle, kunjungan Trump juga diwarnai kritik soal pernyataannya mengenai Brexit. Trump dinilai banyak pihak telah melanggar protokol dan ikut campur urusan dalam negeri Inggris.

Dalam wawancara yang sama dengan The Sun, Trump juga mengisyaratakan dukungan terhadap mantan menteri luar negeri Boris Johnson yang merupakan kandidat kuat pengganti Perdana Menteri Theresa May jelang pengunduran dirinya pada 7 Juni nanti. Trump juga menyarankan supaya Inggris harus meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan jika syarat-syarat yang lebih baik tak berhasil dicapai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
inggris, Donald Trump, pangeran harry dan meghan markle

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top