Tidak Mau Antri Panjang di SPBU? Begini Caranya

Pemudik yang mau terhindar dari antrian panjang selama mengisi bensin di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) wajib mengisi tangki kendaraan sampai penuh. Jika tidak, perjalanan mudik akan terganggu karena sedikit-sedikit harus berhenti di SPBU.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  16:04 WIB
Tidak Mau Antri Panjang di SPBU? Begini Caranya
Petugas mengisikan BBM, di sebuah SPBU. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Pemudik yang mau terhindar dari antrian panjang selama mengisi bensin di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) wajib mengisi tangki kendaraan sampai penuh. Jika tidak, perjalanan mudik akan terganggu karena sedikit-sedikit harus berhenti di SPBU.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas'ud Khamid mengatakan rata-rata tangki kendaraan memiliki volume 40 sampai 50 liter. Jika melakukan efisiensi mobil dengan menghabiskan satu liter bensin setiap 10 kilometer, setidaknya mengisi penuh berarti mampu menempuh perjalanan sekitar 400 km sampai 500 km.

Menurutnya, mengisi bensin dengan penuh akan menghindari pemudik mengantri selama di SPBU. Apalagi, waktu perjalanan mudik akan lebih cepat.

"Jadi kalau isi di Jakarta nanti isi lagi di Jateng. Kalau isi di Jatim isi lagi Jateng," katanya, Selasa (28/5/2019).

Pemudik juga tidak perlu khawatir dengan pasokan BBM selama perjalanan. Pertamina menjamin ketersediaan BBM selama arus mudik dan balik dengan menyediakan contra flow untuk mengantisipasi stagnansi mobilitas tangki karena kemacetan lalu lintan dan menjual bahan bakar khusus (BBK) dalam kemasan.

Ketahanan stok nasional BBM diprediksi rata-rata minimal 21 hari, seperti Premium 21 hari, Pertalite 21 hari, Pertamax 22 hari, Biosolar 26 hari, Dexlite 27 hari, dan Dex 35 hari.

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019: Rayful Mudassir, Aziz Rahardyan, Mutiara Nabila, Wibi Pangestu Pratama, Ni Putu Eka Wiratmini

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Jawa-Bali

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top