Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Arab Saudi Eksekusi 37 Teroris, Dua Mayat Digantung

Arab Saudi menghukum mati 37 warganya kemarin atas tuduhan aksi teroris dengan menggantung dua mayatnya di tiang gantungan sebagai peringatan terhadap warga lainnya.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 24 April 2019  |  06:58 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Arab Saudi menghukum mati 37 warganya kemarin atas tuduhan aksi teroris dengan menggantung dua mayatnya di tiang gantungan sebagai peringatan terhadap warga lainnya.

Mereka dinyatakan bersalah karena menyerang instalasi keamanan dengan bahan peledak, membunuh sejumlah petugas keamanan, dan bekerja sama dengan "organisasi musuh" melawan kepentingan negara itu, menurut Kementerian Dalam Negeri dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip Aljazeera.com, Rabu (24/4/2019).

Eksekusi dilakukan di Riyadh, Mekkah dan Madinah, serta provinsi Qassim tengah dan timur tempat tinggal minoritas Syiah di negara itu

“Mereka itu dieksekusi karena mengadopsi pemikiran teroris dan ekstremis dan membentuk sel-sel teroris untuk merusak dan mengganggu stabilitas keamanan", menurut pernyataan Saudi Press Agency (SPA).

Dua mayat pria yang dieksekusi itu digantung di depan umum selama beberapa jam. Kejadian itu  jarang dilakukan dan telah memicu kontroversi karena dinilai mengerikan.

Eksekusi itu diperintahkan oleh Pengadilan Kriminal Khusus di Riyadh, yang berfokus pada pengadilan terorisme.

Laporan tersebut tidak menyebut bagaimana hukuman mati dilakukan, tetapi eksekusi di Arab Saudi diketahui dilakukan dengan menembak atau memancung dengan pedang dan kadang-kadang dilakukan di depan umum.

Pelaksanaan hukuman mati secara tradisional dilakukan setelah salat Zuhur dan biasanya pajangan mayat di depan umum bertahan selama sekitar tiga jam hingga sore.

Dengan kepala dan tubuh yang terpenggal diangkat ke atas tiang yang menghadap ke alun-alun.

Eksekusi dilakukan sehari setelah Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menyatakan pihaknya berada di balik serangan pada hari Minggu (21/4/2019) di sebuah gedung keamanan Saudi di kota Zulfi. Dalam serangan itu, keempat pria bersenjata tewas dan tiga petugas keamanan terluka.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi teroris Eksekusi Mati
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top