Bos Foxconn Terry Gou Incar Jabatan Presiden Taiwan

Pendiri Grup Foxconn, Terry Gou, mengincar jabatan tertinggi di Taiwan sebagai presiden. Hal ini dilakukannya ketika kekayaanya jatuh ke level terendah dalam 6 tahun terakhir.
Hafiyyan | 19 April 2019 15:04 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Pendiri Grup Foxconn, Terry Gou, mengincar jabatan tertinggi di Taiwan sebagai presiden. Hal ini dilakukannya ketika kekayaanya jatuh ke level terendah dalam 6 tahun terakhir.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (19/4/2019), Gou mencalonkan diri sebagai Presiden Taiwan bersamaan dengan kekayaannya yang jatuh berdasarkan riset Bloomberg Billionaires Index (BBI). Namun demikian, hal itu bukan berarti Bos perusahaan perakit iPhone untuk Apple Inc. itu jatuh miskin.

Menurut BBI, Gou yang mengepalai sejumlah perusahaan seperti Hon Hai Precision Industry Co., FIH Mobile Ltd., dan Japan’s Sharp Corp., memiliki kekayaan sekitar US$4,5 miliar. Dia menjadi orang terkaya ketiga di Taiwan setelah Tsai Eng-meng (US$6,1 miliar) dan Samuel Yin (US$4,8 miliar). Kekayaannya cenderung menurun dalam 6 tahun terakhir.

Namun demikian, kekayaan Gou runtuh dari level US$7,3 miliar pada Juni 2017. Berdasarkan riset yang dirilis April 2018, dia menjadi orang terkaya di Taiwan. Nilai perusahaan kini menurun di tengah kekhawatiran berkurangnya permintaan iPhone di tengah situasi perang dagang AS-China.

Gou secara resmi terjun ke dunia politik dan mengumumkan keinginannya maju dalam Pemilihan Presiden pada Rabu (17/4/2019). Hal ini sama sekali tidak memengaruhi kekayaanya. Justru saham Hon Hai meningkat 21% sepanjang April 2019.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
presiden

Sumber : bloomberg

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup