Tak Buru-Buru Deklarasi Kemenangan, Erick Thohir Ingatkan Ada yang Lebih Penting

Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir menganggap bahwa konsolidasi masyarakat dan kembali bekerja menjalani rutinitas, harus lebih diprioritaskan ketimbang terburu-buru mendeklarasikan kemenangan pascapemilu.
Aziz Rahardyan | 18 April 2019 00:44 WIB
Konferensi Pers Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebelum pemungutan suara pemilu 2019, Selasa (16/4/2019)/JIBI - Bisnis/Lalu Rahadian

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir menganggap bahwa konsolidasi masyarakat dan kembali bekerja menjalani rutinitas, harus lebih diprioritaskan ketimbang terburu-buru mendeklarasikan kemenangan pascapemilu.

Hal ini diungkapnya setelah menghadiri pertemuan tertutup bersama pihak TKN, Ketum Parpol KIK, dan menteri pendukung paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf, Djakarta Theater, Rabu (17/4/2019).

"Saya rasa kita tunggu saja hasil dari keputusan KPU. Tapi statement pak Jokowi sudah cukup jelas. Bahwa pemilu berjalan baik mari kita satukan bangsa kita lagi," ujar Erick.

Padahal, seperti diketahui, Jokowi-Ma'ruf tercatat unggul di atas angin apabila mengacu hasil perhitungan cepat atau quick count Pilpres 2019. Tetapi, sesuai apa yang diinginkan capres besutannya Joko Widodo, TKN menyatakan percaya dan menyerahkan sepenuhnya perhitungan suara pada KPU.

"Karena ingat, persaingan Indonesia dengan negara-negara di dunia juga terus berlanjut. Kita tidak boleh terpecah gara-gara Pemilu. Harus segera konsolidasi, dan yang saya dengar sendiri, besok pak Jokowi sudah langsung membuat rapat terbatas sebagai Presiden," ujarnya.

"Jadi beliau tidak berleha-leha, tapi beliau membuktikan beliau langsung kerja. Seperti waktu beliau umroh, beliau sempatkan bertemu dengan Raja Arab, dan Alhamdulillah kita juga bisa dapatkan tambahan 10.000 kuota haji. Ini kan sangat positif

Sebab itulah, Erick mengungkap bahwa dalam waktu dekat, apa yang akan dilakukan Jokowi sebagai Presiden dan para menteri pendukung, yaitu kembali bekerja melayani rakyat.

Sedangkan ranah pemenangan akan diserahkan pada TKN dan partai politik untuk meneruskan dan mempertanggungjawabkan apa yang telah dibuat selama 7 bulan masa kampanye.

"Kita terus jaga. Kita terus bekerja. Bukan berarti habis ini kita selesai, tidak. Saya rasa masih ada waktu. Hal-hal yang harus kita selesaikan, baik administrasi, laporan keuangan, dan lain-lain, yang harus kita pertanggungjawaban. Karena di TKN, kami bekerja profesional, transparan, dan terpenting, bagaimana kita servis pada pemilih dan rakyat," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, Pilpres 2019, quick count pilpres 2019

Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top