Masjid Istiqlal Akan Direnovasi, Menag Taksir Biayanya Rp578 Miliar

Pemerintah bakal melakukan renovasi Masjid Istiqlal dengan total nilai pekerjaan sebesar Rp577,88 miliar.
Masjid Istiqlal Akan Direnovasi, Menag Taksir Biayanya Rp578 Miliar
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 11 April 2019  |  21:19 WIB
Masjid Istiqlal Akan Direnovasi, Menag Taksir Biayanya Rp578 Miliar
Ilustrasi - Masjid Istiqlal/JIBI - BINIS/Gloria Fransisca Katharina Lawi

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah bakal melakukan renovasi Masjid Istiqlal dengan total nilai pekerjaan sebesar Rp577,88 miliar. 


Hal tersebut diutarakan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam sebuah pertemuan dengan Panitia Renovasi Masjid Istiqlal yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag).


"Kita mendengar paparan dari Kementerian PUPR terkait dengan rencana renovasi Masjid Istiqlal, masjid negara yang memiliki sejarah panjang dan saat ini perlu renovasi," kata Lukman seperti dikutip dalam keterangan yang dirilis pada situs Kemenag, Kamis (11/4/2019).


Adapun, pihak yang menghadiri pertemuan tersebut antara lain adalah Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar beserta jajarannya, perwakilan Kementerian PUPR, konsultan perencanaan, Kepala Biro Umum Setjen Kemenag Syafrizal dan jajaran Ditjen Bimas Islam. 


Dalam paparannya, Direktur Bina Penataan Bangunan Direktorat Jenderal Cipta Karya Diana K. menjelaskan ada lima ruang lingkup pekerjaan renovasi Masjid Istiqlal Jakarta yaitu penataan kawasan, arsitektur, interior, renovasi sistem mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP) dan signage


"Kami akan mempercantik bentuk arsitektur karena Masjid Istiqlal merupakan salah satu cagar budaya, jadi kami tidak bisa mengubah bentuknya melainkan mempercantik,” ujar Diana. 


Dia menambahkan, tahapan proses lelang untuk renovasi Masjid Istiqlal dengan nilai total pekerjaan Rp577,88 miliar sudah selesai diilaksanakan. Langkah berikutnya ialah tinggal menunggu penetapan pemenang dari Menteri PUPR.


Lebih lanjut, dia menuturkan selain mempercantik bentuk arsitektur nantinya akan dilakukan penerapan teknologi, peningkatan keamanan, kenyamanan, kontekstual, efisien, lingkungan dan mendesain fungsi utama masjid.

Berdasarkan penjelasannya, ada tiga zona yang akan menjadi fokus penataan dan renovasi Masjid Istiqlal yaitu zona utama sebagai area kegiatan masjid dan kegiatan sosial, zona pendukung sebagai penunjang pedestrian berupa taman dan plaza publik, dan terakhir zona publik.

"Jadi kita akan menjadikan Masjid Istiqlal bukan hanya sebagai tempat ibadah tetapi sebagai bangunan publik yang ramah dan terbuka dengan penambahan plasa-plasa terbuka terhadap bangunan sekitar, kawasan sekitar dan akses transportasi publik," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar mengatakan persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah penataan atau menambah kawasan parkir di Masjid Istiqlal.

“Mohon dipertimbangkan kalau perlu hal ini disampaikan ke Presiden. Kedua masalah waktu pelaksanaan sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan," ujar Nasarudin.

Persoalan lainnya yang juga masih menjadi perhatian ialah penataan sungai terutama ketika air pasang, seringkali mengeluarkan aroma tak sedap.

Nasarudin menambahkan Mesjid Istiqlal merupakan masjid ketiga terbesar di dunia yang mampu menampung sekitar 250.000 jemaah.  Oleh sebab itu, renovasi Masjid Istiqlal diharapkan bisa segera dilakukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenag, masjid istiqlal

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top