Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Daftar 10 Lokasi Tempat Pejambret 'Kuningan Maut' Beraksi

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, MSA dan HRR sudah sepuluh kali melakukan penjambretan di sejumlah tempat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 April 2019  |  18:29 WIB
Ilustrasi - soloposcom/Is Ariyanto
Ilustrasi - soloposcom/Is Ariyanto

Bisnis.com, JAKARTA - Polisi membekuk jambret berinisial MSA, 20 tahun, yang melakukan penjambretan maut bersama temannya, HRR (17) di daerah Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat dini hari lalu, 5 April 2019. MSA tewas di ujung pistol polisi keesokan harinya, Sedangkan penjambret HRR tewas pada saat kejadian setelah motornya ditabrak oleh korban, Ria Nurhayati (22). Ria pun meninggal dalam kecelakaan tersebut.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, MSA dan HRR sudah sepuluh kali melakukan penjambretan di sejumlah tempat. Informasi ini diperoleh dari interogasi MSA sebelum ditembak mati. "Ada sepuluh tempat kejadian perkara yang tersebar di sekitar Jakarta," ujar Argo kepada pers di kantornya, Senin (8/4/2019).

Berdasarkan data Kepolisian, penjambret MSA dan HRR telah memiliki daftar panjang kejahatan. Mereka melakukan kejahatan di Jalan Haji Achmad Bakrie Barat, Jakarta Selatan; jembatan layang Dokter Saharjo, Kasablanka, Jakarta Timur; Jalan Jatinegara Barat 3, Jakarta Timur; Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan Nomor 28, Jatinegara, Jakarta Timur; dan Jalan Rawamangun Muka Raya, Jakarta Timur. Selanjutnya adalah Jalan Balai Pustaka Baru, Pulogadung, Jakarta Timur; Jalan Pemuda Raya, Matraman, Jakarta Timur; Jalan Utan Kayu, Senen, Jakarta Pusat; Jalan Sunan Giri, Pulogadung Kota, Jakarta Timur; serta jalan layang Kampung Melayu, Jalan Basuki Rahmat, Jatinegara, Jakarta Timur.

Penjambretan terakhir dilakukan pada Jumat dini hari, 5 April lalu, di daerah Kuningan, Jakarta Selatan, terhadap Ria Nurhayati. Kala itu, Ria membonceng ojek online yang dikendarai rekannya, Ajeng Hendrarthi. Keduanya menggunakan Honda Beat berwarna merah  B-3826-BVW dari arah Menteng mengarah ke Kuningan. Begitu melewati jembatan layang Menteng, keduanya dipepet dari arah kiri oleh MSA dan HRR yang menggunakan Honda Beat biru tanpa nomor polisi.

HRR berhasil merampas telepon seluler Ria. Kedua pelaku sempat berhenti di dekat Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kuningan, untuk bertukar kemudi. Di saat bersamaan, kedua korban menghampiri untuk meminta telepon seluler kembali. MSA malah merampas tas Ria dan kembali kabur.

Ajeng mengejar jambret lalu menabrakkan motornya ke sepeda motor pelaku tepat di depat Gedung Wisma Tugu 66, Kuningan, Jakarta Selatan. Ria yang membonceng terpelanting dan kepalanya terbentur trotoar. Mahasiswi itu pun tewas di tempat. HRR juga meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. "Korban atas nama Ajeng saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Pelni, Jakarta Barat," ucap Argo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penjambretan

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top