Banjir Bandang Bandung, Disdik Siapkan Lokasi USBN Siswa SDN Aji Tunggal

Dinas Pendidikan Kota Bandung, Jawa Barat, melakukan inventarisasi atas kerugian materiil serta menyiapkan sejumlah solusi dan antisipasi kegiatan belajar-mengajar bagi SD Negeri Aji Tunggal Cijambe, Ujung Berung, yang terdampak banjir Senin (1/4).
Newswire | 02 April 2019 17:33 WIB
Petugas mengoperasikan alat berat untuk membersihkan puing dan lumpur pascabanjir bandang di SDN 106 Ajitunggal, Ujungberung, Bandung, Jawa Barat, Selasa (2/4/2019). - ANTARA/Novrian Arbi

Bisnis.com, BANDUNG - Banjir bandang yang terjadi di kawasan Bandung Timur berdampak pada aktivitas belajar mengajar siswa sekolah dasar.

Dinas Pendidikan Kota Bandung, Jawa Barat, melakukan inventarisasi atas kerugian materiil serta menyiapkan sejumlah solusi dan antisipasi kegiatan belajar-mengajar bagi SD Negeri Aji Tunggal Cijambe, Ujung Berung, yang terdampak banjir Senin (1/4).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Hidayat, Selasa (2/4/2019), mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat guna membahas respons terkait banjir bandang tersebut karena siswa-siswi SD Aji Tunggal perlu melanjutkan kegiatan belajarnya.

"Rapat tersebut untuk mencari rencana matang, bagaimana kami selanjutnya memperbaiki hal-hal yang rusak ini. Tapi saya bersyukur karena semua elemen masyarakat di wilayah ini turun langsung memperbaiki sekolah,” kata Hikmat saat meninjau SDN tersebut.

Kadisdik Kota Bandung membawa rombongan staf yang menginventarisir kerugian sekolah serta menyiapkan antisipasi kegiatan belajar-mengajar bagi siswa SD Negeri Aji Tunggal.

Kurang dari satu bulan lagi, tepatnya pada 22 April 2019, siswa-siswi SD Aji Tunggal akan melaksanakan Ujian Nasional Bertaraf Nasional (USBN).

Hikmat mengatakan tidak mungkin Pemkot Bandung memulihkan kerusakan SD Aji Tunggal dalam waktu sesingkat itu.

Saat ini Pemkot Bandung melalui Dinas Pendidikan tengah mencari lokasi untuk para siswa-siswi SD Aji Tunggal mengikuti USBN.

“Infrastrukturnya tidak memungkinkan [untuk menggelar USBN]. Kami dan tim sudah mencari lokasi,” katanya.

Mengenai persiapan murid SD tersebut untuk mengikuti USBN, pihaknya akan mencari solusi agar para murid tetap siap. Menurut Hikmat, berbagai latihan dapat dipelajari di rumah melalui berbagai situs.

“Sekarang dengan berbasis komputer itu kan bisa belajar, jadi mudah-mudahan saja anak-anak tidak trauma dan bisa mengikuti UN dengan normal,” kata Hikmat.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bandung, banjir bandang

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup