Jakarta Akan Miliki Museum Nabi Muhammad

Jakarta terpilih sebagai kota yang akan menjadi lokasi baru pembangunan Museum Nabi Muhammad.
Wisnu Wage Pamungkas | 26 Maret 2019 15:25 WIB
Ilustrasi - Raja Abdullah dari Jordania saat melihat surat dari Nabi Muhammad untuk Raja Hercules yang mengajaknya masuk Islam. Surat tersebut tersimpat di Museum Nabi Muhammad di Mesjid Raja Hussein Bin Talal di Amman. Foto diambil tahun 2012 - themuslimtimes/Jordan Times/Yousef Allan

Bisnis.com, BANDUNG—Indonesia dipastikan terpilih untuk menjadi lokasi baru pembangunan Museum Nabi Muhammad.

Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin mengatakan pihaknya bersyukur karena dari 25 negara muslim, Indonesia terpilih oleh pengurus Yayasan Museum Rasulullah Arab Saudi untuk membangun museum yang sama.

“Ini dikomandoi langsung oleh Muhammad bin Salman Putra Mahkota [Kerajaan Saudi], menunjuk Indonesia dan Dewan Mesjid untuk membangun Museum Rasulullah yang dinamakan Assalamualaika ya Rasulullah,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Selasa (26/3/2019) . 

Menurut Syafruddin pembangunan museum saat ini sedang dalam persiapan dan direncanakan dibangun pada tahun ini. 

“Lokasi kemungkinan besar di Jakarta, nanti mungkin kalau itu sudah berjalan dengan baik dan sukses lokasi kedua akan dibangun di Jabar,” ujarnya. 

Museum ini direncanakan memiliki luas luas paling sedikit itu 6.000 meter dan paling besar 12.000 meter persegi. “Karena kita enggak bisa melewati yang ada di Saudi Arabia, karena paling besar yang dibangun di Saudi Arabia itu 12.000 meter,” tutur Syafruddin.

Pembangunan Museum Rasulullah direncanakan dananya sebagian berasal dari pemerintah Indonesia. Namun, ujar Syafruddin, tidak menutup kemungkinan dikerjasamakan dengan pihak lain. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
museum, nabi muhammad

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top