Kartu Sakti Sandiaga akan Bermitra dengan Indosat dan Telkomsel

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyebutkan kartu sakti yang ditunjukkannya dalam debat Pilpres yaitu kartu tanda penduduk elektronik akan dibuat dengan bermitra ke Indosat & Telkomsel.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 20 Maret 2019  |  17:08 WIB
Kartu Sakti Sandiaga akan Bermitra dengan Indosat dan Telkomsel
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengikuti debat cawapres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). - Antara/Wahyu Putro

Bisnis.com, JAKARTA — Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno pada debat ketiga pilpres lalu menunjukkan kartu sakti, yaitu kartu tanda penduduk elektronik. Kartu ini bakal bisa dijadikan apa saja. Perusahaan besar di bidang teknologi informasi akan didekati.

Sandi mengatakan bahwa akan menjajaki komunikasi kepada para pemilik perusahaan dengan baik agar mau bermitra dengan pemerintah.

“Bagaimana agar bisa membuka lapangan kerja di sektor data tersebut seperti KTP-el bermitra dengan perusahaan kuat. Nah Indosat salah satunya. Telkomsel juga,” katanya di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Sandi menjelaskan bahwa industri ini bisa dimanfaatkan supaya mendapat kedaulatan data, mampu berikan peluang lapangan kerja, dan pelayanan publik yang baik. Usai debat ketiga pada 17 Maret lalu Sandi menentang ide lawan politiknya, Jokowi-Ma'ruf yang memberikan banyak kartu bagi masyarakat.

Pasangan nomor urut 01 tersebut bakal menerapkan tiga kartu, Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan Kartu Pra-Kerja.

“Sudah kita sampaikan rakyat terbebani dengan banyak kartu, dan pasti ada birokrasi ada biaya ada beban negara menghabiskan triliunan rupiah,” jelas Sandi di Hotel Sultan, Minggu (17/3/2019).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu justru menyarankan agar program pemerintah ke masyarakat dilakukan menggunakan KTP-el.

Menurutnya, KTP-el akan digunakan sebagai konsolidator program pemerintah agar bisa diakses warga untuk mendapatkan layanan kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan.

“KTP elektronik kan ada chip ada digital ekonomi yang di belakang KTP. Single identification number itu bisa menjadi terobosan inovasi dengan pendekatan digital sangat mudah dilakukan,” ucapnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sandiaga uno, Debat Cawapres, Pilpres 2019

Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup