Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kongres Luar Biasa Persatuan Insinyur Indonesia Bakal Luncurkan Roadmap Keinsinyuran

Persatuan Insinyur Indonesia (PII) akan menggelar kongres luar biasa (KLB). Rencananya kongres tersebut akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 20 Maret 2019  |  06:17 WIB
Persatuan Insinyur Indonesia - Istimewa
Persatuan Insinyur Indonesia - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA--Persatuan Insinyur Indonesia (PII) akan menggelar kongres luar biasa (KLB). Rencananya kongres tersebut akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut Sekretaris Jenderal PII Teguh Haryono, pengurus inti PII telah bertemu Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pada Senin (18/3). Moeldoko, kata Teguh, telah menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo akan menghadiri acara tersebut. Bahkan rencananya dalam waktu dekat, KLB itu akan diawali dengan pertemuan para insinyur dengan presiden di Istana Negara.

“Hasil pertemuan kami dengan Kepala Staf Kepresidenan mengarahkan agar KLB PII dibuka dengan audiensi pada Presiden di Istana Negara. Kemungkinan acara dilaksanakan pada awal April 2019,” katanya melalui keterangan tertulisnya yang diterima Bisnis.com, Selasa (19/3/2019).

Dalam acara KLB itu nantinya akan dilakukan penyerahan sertifikat Surat Tanda Registrasi Indonesia (STRI) secara simbolis. Teguh mengungkapkan STRI merupakan sertifikat resmi untuk insinyur profesional. STRI dikeluarkan oleh PII yang merupakan asosiasi profesi keinsinyuran.

Insinyur yang memiliki sertifikat tersebut pun dinyatakan sebagai insinyur professional yang kompeten untuk berkarya sesuai bidangnya. Ini upaya PII untuk meningkatkan layanan insinyur kepada publik, melalui berbagai bidang keinsinyuran profesional.

Pada tahap awal, PII telah menyiapkan dan akan memberikan STRI kepada 5.000 insinyur. Di acara KLB nanti, PII akan memberikan 400 STRI kepada insinyur professional terpilih. Sertifikasi tersebut akan diatur dalam draf Peraturan Pemerintah (PP) yang merupakan turunan dari Undang-undang tentang Keinsinyuran nomor 11/2014.

Rancangan (draft) PP itupun sudah ditandatangani oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. “Selanjutnya, akan masuk ke Sekretariat Negara,” sambung Teguh.

Dalam acara KLB PII itu, rencananya organisasi profesi dengan puluhan ribu anggota ini akan akan meluncurkan data base dan roadmap keinsinyuran di hadapan Presiden Joko Widodo. Data SDM keinsinyuran ini akan disinkronkan sesuai dengan arah pembangunan penerintah.

Sertifikasi, road map, dan data base merupakan dasar untuk menjalankan program keinsinyuran. Selain itu, PII juga akan menerapkan standar kode etik, standar layanan insinyur dan kurikulum.

“Setelah KLB nanti, PII akan bergerak cepat untuk mengoptimalkan potensi insinyur Indonesia mendukung pembangunan bangsa,” ucap Teguh.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyambut baik inisiatif PII ini, seraya mengapresiasi PII sebagai organisasi profesi yang kredibel dalam pengembangan insinyur Tanah Air.

“Insinyur harus punya tanggung jawab intelektual dan tanggung jawab moral. PII ini adalah lembaga ini betul-betul yang kredibel,” kata Moeldoko.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

persatuan insinyur indonesia
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top