Menlu Retno: Penembakan di Christchurch Dilakukan saat Salat Jumat

Indonesia mengecam aksi penembakan yang terjadi di sebuah masjid di kota Christchurch, Selandia Baru ketika ibadah salat Jumat tengah berlangsung.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 15 Maret 2019  |  12:14 WIB
Menlu Retno: Penembakan di Christchurch Dilakukan saat Salat Jumat
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (11/3/2019). - ANTARA/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengecam aksi penembakan yang terjadi di sebuah masjid di kota Christchurch, Selandia Baru ketika ibadah salat Jumat tengah berlangsung.

"Indonesia jelas mengecam aksi penembakan ini, mengingat fakta bahwa aksi dilakukan di masjid ketika umat Islam tengah menunaikan ibadah salat Jumat," kata Retno kepada awak media di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Retno mengungkapkan bahwa sampai saat ini pihaknya belum mengetahui pelaku penembakan tersebut, terutama motif yang membelakanginya. Namun Retno menjelaskan bahwa ada enam orang warga negara Indonesia yang berada di Masjid Al-Noor ketika insiden penembakan terjadi.

"Pada saat terjadi penembakan ada enam orang warga negara Indonesia di masjid tersebut. Tiga oran telah mengonfirmasi telah berhasil menyelamatkan diri ketika kejadian, namun tiga lainnya belum dapat dihubungi," ungkap Retno.

Ia menjelaskan bahwa perwakilan Indonesia di Selandia baru terus mencoba menghubungi tiga warga Indonesia tersebut. Selain itu, tim perlindungan KBRI Wellington juga telah dikirim ke Christchurch untuk memantau kondisi warga Indonesia di kota tersebut.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, terdapat sekitar 7.000 warga Indonesia yang berada di Selandia Baru. 331 di antaranya berada di Chirstchurch, termasuk 134 pelajar yang tengah menuntut ilmu di sana.

Penembakan di Masjid Al-Noor di pusat kota Christchurch terjadi sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Penembakan kedua juga dilaporkan terjadi di masjid lainnya di kota tersebut.

Kepolisian setempat telah menahan tiga lelaki dan satu perempuan yang diduga terlibat dalam aksi serangan ini. Sejumlah perangkat ledak juga disebut telah dijinakkan oleh aparat setempat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
selandia baru, penembakan

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top