Pendaftaran UTBK SBMPTN Universitas Indonesia Sudah Dibuka

Universitas Indonesia sudah mulai membuka pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) 2019, Jumat (1/3/2019).
JIBI | 02 Maret 2019 09:04 WIB
Kampus Universitas Indonesia (UI) di Depok, Jawa Barat. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Universitas Indonesia telah membuka pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) 2019, Jumat (1/3/2019).

Pendaftaran dilakukan secara online di laman http://pendaftaran-utbk.ltmpt.ac.id. 

"Bagi siswa yang ingin mengikuti SBMPTN 2019, maka harus terlebih dahulu menempuh UTBK," kata Juru Bicara Universitas Indonesia (UI) Rifelly Dewi Astuti, seperti dilansir Tempo, Sabtu (2/3).

Untuk tahun ajaran 2019, kuota mahasiswa baru S1 reguler melalui SBMPTN adalah sebesar 40% atau 2.207 kursi. 

SBMPTN 2019 adalah seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. UTBK 2019 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017 hingga 2019 dengan pendidikan SMA, MA, SMK, dan sederajat serta lulusan Paket C tahun 2017 hingga 2019.

Untuk mendukung pelaksanaan UTBK SBMPTN 2019, UI bekerja sama dengan 26 SMA/SMK negeri dan swasta di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Depok sebagai lokasi ujian. UI juga menyediakan ruang kelas di kampus Depok dan Salemba.

Dengan demikian, UI menyediakan 128 ruang ujian dengan 3.860 unit komputer.

UI juga sudah membentuk panitia khusus; menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah mitra; serta menggelar pelatihan bertahap "real-like situation" di laboratorium-laboratorium komputer bagi para petugas yang terlibat, seperti admin server, teknisi lokal, dan pengawas. 

Rifelly mengungkapkan pihaknya juga menyediakan laboratorium khusus bagi siswa berkebutuhan khusus.

Pendaftaran UTBK dibagi atas dua gelombang, yaitu 24 Maret 2019 dan 25 Maret 1 April 2019, di mana metode ujiannya seluruhnya berbasis komputer. SBMPTN 2019 juga tidak lagi memberlakukan jenis ujian campuran dan hanya tersedia Saintek serta Soshum.

Adapun materi ujian pada SBMPTN mencakup Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). TPS mengukur kemampuan kognitif seperti kemampuan penalaran dan pemahaman umum, sedangkan TKA mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah. 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
universitas indonesia, sbmptn

Sumber : Tempo

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup