PII Dukung Program Menko PMK Tingkatkan SDM Keinsinyuran

Persatuan Insinyur Indonesia  (PII) mendukung upaya pemerintah meningkatkan SDM profesional di bidang keinsinyuran.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 21 Februari 2019  |  21:02 WIB
PII Dukung Program Menko PMK Tingkatkan SDM Keinsinyuran
PII melakukan audiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)Puan Maharani di Kantor Kementerian PMK, Jakarta, Kamis (21/2/2019) - Dokumentasi PII

Bisnis.com, JAKARTA – Persatuan Insinyur Indonesia  (PII) mendukung upaya pemerintah meningkatkan SDM profesional di bidang keinsinyuran.

Hal ini diungkapkan dalam audiensi pengurus PII dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani di Kantor Kementerian PMK, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas tentang pengembangan sumber daya manusia, khususnya profesi insinyur.

Usai pertemuan, Ketua Umum PII Heru Dewanto mengatakan ada beberapa program kinerja PII yang disampaikan kepada Menteri Puan Maharani. Program-program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas insinyur di dalam negeri.

Menurut Heru, hal ini sejalan dengan prakarsa PII untuk menyusun sistem database insinyur di seluruh Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah insinyur yang ada di Tanah Air, kompetensi, dan alokasinya di berbagai industri.

"Dari data tersebut, PII bisa menyusun roadmap keinsinyuran yang sesuai dengan arah pembangunan pemerintah, sehingga kami bisa memaksimalkan potensi anak bangsa dan juga mendukung penuh pembangunan negeri," kata Heru melalui keterangan tertulisnya pada Kamis (21/2/2019).

Dalam pertemuan itu PII juga menyampaikan kepada pemerintah untuk segera mengesahkan regulasi tentang keinsinyuran, yaitu Peraturan Pemerintah sebagai aturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11/2014 tentang Keinsinyuran.

"Dengan kehadiran PP akan memungkinkan PII untuk menjaga profesionalitas insinyur. Juga menerbitkan sertifikasi profesi insinyur sebagaimana amanat undang-undang, demi menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Ini sejalan dengan program pemerintah yang memfokuskan pembangunan infrastruktur, industri, IT, dan pengembangan pariwisata," kata Heru.

Heru juga menyampaikan tentang rencana pergelaran Konferensi Luar Biasa (KLB) PII yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Di acara itu akan dilakukan registrasi perdana untuk 5.000-7.000 orang insinyur. Dia mengharapkan Presiden Joko Widodo dan Menteri Puan Maharani dapat hadir dalam acara itu.

Dia mengungkapkan dukungan Menko PMK Puan Maharani atas rencana dan program kerja PII itu sebagai kontribusi positif bagi Indonesia.

"Dari semua yang kami paparkan kepada Ibu Menteri, dia menyambut baik karena itu sejalan dengan pembangunan sumber daya manusia yang merupakan bidang beliau," kata Heru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
persatuan insinyur indonesia

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup