Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pangeran Charles Jadwalkan Tur ke Kuba Bulan Depan

Pangeran Charles dari Kerajaan Inggris akan menjadi anggota pertama keluarga kerajaan yang melakukan kunjungan resmi ke Kuba pada Maret 2019.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 16 Februari 2019  |  17:52 WIB
Pangeran Charles dari Inggris dan istrinya Camilla, Duchess of Cornwall berfoto di Istana Pitti di pusat kota Florence, Italia, Senin (3/4/2017).  - Reuters
Pangeran Charles dari Inggris dan istrinya Camilla, Duchess of Cornwall berfoto di Istana Pitti di pusat kota Florence, Italia, Senin (3/4/2017). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Pangeran Charles dari Kerajaan Inggris akan menjadi anggota pertama keluarga kerajaan yang melakukan kunjungan resmi ke Kuba pada Maret 2019.

Perjalanan ini dimaksudkan untuk menegaskan hubungan bilateral kedua negara yang tengah tumbuh. Seperti dilansir Reuters, Sabtu (16/2/2019), tur Karibia ini dijadwalkan berlangsung pada 17-29 Maret 2019, berbarengan dengan keluarnya Inggris dari Uni Eropa (UE). 

Kunjungan ini akan menjadi bagian dari tur yang lebih luas yang akan mencakup 50 pertemuan di 10 pulau, dimulai dengan St Lucia untuk merayakan peringatan 40 tahun kemerdekaan negara kepulauan di Karibia Timur itu dari Inggris.
 
Setelah tiba di Kuba pada 24 Maret 2019, Charles dan istrinya, Camilla, akan memberikan penghormatan kepada penulis esai, penyair, dan pahlawan nasional Kuba Jose Marti. Mereka juga akan mengunjungi studio rekaman musik dan bertemu dengan pemilik mobil klasik Inggris.
 
Charles juga akan melakukan perjalanan keluar dari Havana untuk belajar lebih banyak tentang energi terbarukan dan pertanian organik. Kunjungan itu kemungkinan akan disambut oleh Pemerintah Kuba di Havana.

Rencana kunjungan itu disampaikan di tengah kembali menegangnya hubungan Kuba dengan AS, sekutu terdekat Inggris, yang dipengaruhi oleh krisis Venezuela. Havana menuduh Washington memindahkan pasukannya lebih dekat ke Venezuela sebagai bagian dari rencana rahasia untuk campur tangan di negara Amerika Selatan itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuba kerajaan inggris
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top