PILPRES 2019: Prabowo Curhat Susah Cari Pinjaman dan Jual Aset

Calon presiden Prabowo Subianto mengaku kesulitan mencari pinjaman uang ke bank. Tidak hanya berutang, dia juga susah menjual aset-asetnya.
Jaffry Prabu Prakoso | 07 Februari 2019 06:30 WIB
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat menghadiri acara Hari Ulang Tahun (HUT) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ke-20 di Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (6/2/2019). - ANTARA/Putra Haryo Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA –  Calon presiden Prabowo Subianto mengaku kesulitan mencari pinjaman uang ke bank. Tidak hanya berutang, dia juga susah menjual aset-asetnya. 

Prabowo mengatakan bahwa pasangannya Sandiaga Uno pun tak beda dengan dirinya. Oleh karena itu, tidak heran Prabowo dan Sandiaga selalu menggunakan paket hemat untuk berkampanye. 

“Mau dagang susah, jual aset susah, temen-temen juga susah, Sandiaga juga susah. Ini negara punya siapa? Punya genderuwo,” katanya saat menghadiri acara ulang tahun Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Prabowo menjelaskan bahwa ini bertolak belakang dengan orang-orang yang telah mencuri  uang rakyat, karena malah dilayani. Padahal, dirinya berhak mendapat perlakuan sama. 

“Hei elite. Jelek-jelek gini saya pernah pertaruhkan diri buat negara. Saya mau minjam duit tidak dilayani, tapi mereka yang ngemplang uang rakyat dilayani terus,” jelas Prabowo.

Oleh karena itu, jangan heran apabila jarang baliho atau iklan-iklan tentang Prabowo-Sandi. Meski begitu capres nomor urut 02 tidak begitu khawatir karena banyak relawan yang ikut kontribusi. Selain itu pendukungnya militan.

Prabowo sebelumnya juga pernah bicara kesulitannya mengajukan kredit ke bank-bank di Indonesia. Padahal, dia adalah mantan perwira tinggi dan telah berjuang mati-matian untuk Indonesia. 

Oleh karena itu, jika terpilih menjadi presiden nanti, Pabowo akan memberikan kemudahan pinjaman tanpa pandang bulu.

 

Tag : prabowo subianto, Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top