Berkah Jadi Pewaris, Dari Cucu Li Ka-shing Hingga Si Cantik Perenna Kei

Lahir di keluarga yang kaya raya di Hong Kong dan China, wanita-wanita ini 'kecipratan berkah' menjadi pewaris aset keluarga mereka.
Renat Sofie Andriani | 01 Februari 2019 13:24 WIB
Li Ka Shing - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA – Lahir di keluarga yang kaya raya di Hong Kong dan China, wanita-wanita ini 'kecipratan berkah' menjadi pewaris aset keluarga mereka.

Michelle Li adalah salah satu di antara yang merasakan karunia ini. Sebagai cucu Li Ka-shing, orang terkaya di Hong Kong, wanita berusia 23 tahun itu telah bergabung dengan sang kakek, ayah dan pamannya di dalam dewan kepengurusan Chesterfield Realty Inc., unit dari CK Hutchison Holdings, perusahaan yang dimiliki keluarga mereka.

Dia termasuk dalam perempuan generasi ketiga yang dipersiapkan untuk mengambil alih kepemimpinan di perusahaan-perusahaan konglomerat yang dibangun oleh sejumlah patriarki terkaya di Hong Kong.

Meski ayahnya, Victor Li, tahun lalu telah mengambil alih kepemimpinan Li Ka-shing sebagai Chairman perusahaan grup tersebut, posisi yang dihuni Michelle saat ini menunjukkan adanya proses perencanaan suksesi untuk generasi terbaru.

Selain Michelle, ada Sonia Cheng, 38, lulusan Harvard University yang menjalankan Rosewood Hotel Group. Jaringan hotel ini adalah bagian dari perusahaan properti New World Development Co., yang didirikan oleh kakeknya, Cheng Yu-tung.

Ada pula Kristine Li, cucu tertua taipan properti berusia 91 tahun, Lee Shau Kee. Ia adalah lulusan kampus bergengsi Stanford University dan saat ini berlaku sebagai deputy general manager Henderson Land Development Co.

"Para wanita ini memiliki banyak hal untuk dapat berkontribusi dan bisa menjadi panutan yang baik jika mereka mengambil alih kepemimpinan,” kata Petula Ho, seorang profesor di bidang Pekerjaan Sosial dan Administrasi Sosial di Universitas Hong Kong.

“Tapi ini sangat bias terhadap kelas dan mereka berasal dari keluarga yang sangat kaya. Sementara itu bagi yang lainnya [wanita], hambatan kesuksesan bagi wanita benar-benar ada. Hong Kong masih didominasi oleh pria,” jelasnya, dilansir Bloomberg.

Di China, kendali perusahaan keluarga sudah mulai diberikan kepada generasi kedua, banyak di antaranya adalah wanita.

Yang Huiyan, Co-Chairman Country Garden Holdings Co., baru berusia 23 tahun pada 2005 ketika mewarisi saham ayahnya di perusahaan pengembang real estat tersebut.

Lulusan Ohio State University itu saat ini memiliki kekayaan senilai US$19,2 miliar yang menjadikannya sebagai wanita terkaya di China, menurut Bloomberg Billionaires Index.

Theresa Tse, lulusan Wharton School of Business University of Pennsylvania, berusia 22 tahun pada 2015 ketika dia ditunjuk menjadi Chairman perusahaan milik ayahnya, Sino Biopharmaceuticals Corp.

Jangan lupakan Perenna Kei. Wanita cantik berusia 28 tahun ini bergabung dengan dewan kepengurusan Logan Property Holdings pada 2010, perusahaan yang didirikan oleh ayahnya Kei Hoi Pang.

Pada 2014, di usia 24 tahun, Perenna Kei didaulat oleh Forbes sebagai miliarder termuda di dunia dengan kekayaan bersih bernilai US$1,3 miliar.

Tag : orang terkaya, li ka-shing
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top