Ini Sosok di Balik Ketenaran Nurhadi-Aldo di Media Sosial

Sosok Nurhadi-Aldo membuat kehebohan di media sosial selama sebulan terakhir. Siapa dalang di balik tenarnya sosok capres-cawapres fiktif tersebut? Ini faktanya.
Ahmad Rifai | 11 Januari 2019 15:07 WIB
Salah satu postingan media sosial Nurhadi-Aldo. - Media sosial Nurhadi/Aldo

Bisnis.com, JAKARTA – Sosok Nurhadi, tokoh calon presiden fiktif, yang diusung oleh Partai Untuk Keadilan Iman, mulai muncul ke dunia nyata. Teranyar, Nurhadi muncul di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia, dari kemunculannya di televisi terungkap siapa sosok di balilk ketenaran Nurhadi.

Di media sosial, Nurhadi menjadi capres fiktif bersama Aldo selaku cawapresnya. Muncul sejak pertengahan Desember 2018, kini Nurhadi-Aldo kian menjadi bahan perbincangan warganet di Indonesia.

Pada acara salah satu stasiun televisi swasta, Nurhadi mengungkapkan dalang di balik viral Nurhadi-Aldo sebagai capres-cawapres fiktif tandingan Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi.

Nurhadi memaparkan, semua pembuatan dan distribusi konten media sosialyang menggunakan foto Nurhadi dikelola oleh sebuah tim. Salah satu anggota timnya bernama Edwin.

Adapun, Edwin meminta izin kepada Nurhadi untuk menggunakan foto Nurhadi sebagai capres fiktif.

 

Nurhadi pun memberikan syarat kepada Edwin, jika mereka [Edwin dan tim] ingin menggunakan fotonya sebagai capres fiktif, mereka tidak boleh menyakiti orang lain, jangan menyinggung agama, dan SARA.

Lalu, siapa sosok Edwin ini? Nurhadi menyebutkan, sosok salah satu anggota tim pembuat konten dan admin media sosial Nurhadi-Aldo ini warga Sleman, Yogyakarta.

Edwin adalah pengikut Nurhadi di salah satu akun grup media sosial Komunitas Angka 10. Nurhadi disebut kerap membagikan petuah bijak dan pesan motivasi.

Walaupun sudah meminta izin, Nurhadi mengaku belum pernah bertemu secara langsung dengan Edwin dan tim.

“Saya cuma dengar suaranya saja, ingin ketemu sih. Katanya, nanti akhir Februari, dia mau ke rumah,” ujar Nurhadi.

Sosok Nurhadi Sesungguhnya

Nama Nurhadi-Aldo dengan mencuat lewat media sosial Facebook, Twitter, dan Instagram. Bisnis melacak pasangan capres-cawapres fiktif ini mulai aktif di media sosial Facebook pada 17 Desember 2018. Kurang dari sebulan, pengikut halaman Facebook @DildoforIndonesia ini sudah sebanyak 163.251.

Lalu, Nurhadi-Aldo mulai aktif di Instagram pada 24 Desember 2018 dengan total pengikut saat ini sebanyak 340.362. Nurhadi-Aldo juga aktif di Twitter sejak 26 Desember 2018 dengan jumlah pengikut sebanyak 79.791.

Ternyata, sosok Nurhadi benar-benar ada di dunia nyata. Seperti dikutip BBC Indonesia pada Jumat (4/1/2019), Nurhadi adalah seorang tukang urut yang berasal dari Mejobo, Kudus, Jawa Tengah.

 

Komunitas shitposting memberikan Nurhadi tempat istimewa karena popularitas cukup tinggi terkait kebiasaannya mempromosikan jasa pijat. Ditambah, swafotonya juga banyak beredar.

Nah, Nurhadi disebut mengetahui kalau wajahnya digunakan untuk melahirkan sosok capres fiktif. Namun, dia tidak ikut dalam proses pembentukan konten kampanyenya di media sosial.

Berbeda dengan Nurhadi, sosok Aldo adalah tokoh fiktif. Wajah Aldo disebut gabungan dari salah seorang politisi dengan orang lain. Sosok Aldo juga berasal dari guyonan komunitas Shitposting.

Tag : media sosial, Nurhadi, Pilpres 2019
Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top