Jendela Dunia Jakarta Resmikan Kelas Belajar Bersama Untuk Anak-Anak Jalanan

Sebanyak 120 anak bergabung dalam Jendela Dunia sebagai pengelola  sekolah sederhana yang konsen memberikan pendidikan bagi anak jalanan dan kurang mampu sejak 2014.
Mia Chitra Dinisari | 07 Januari 2019 07:22 WIB

Kabar24.com, JAKARTA - Sebanyak 120 anak bergabung dalam Jendela Dunia sebagai pengelola  sekolah sederhana yang konsen memberikan pendidikan bagi anak jalanan dan kurang mampu sejak 2014.

"Dari 120 anak itu yang telah kami sekolahkan di sekolah umum ada sebanyak 40 anak," terang Desty Aprilla, salah seorang pendiri Jendela Dunia Jakarta ditemui saat peresmian Sekolah Bersama Jendela Dunia di Cipete Jaksel.

Ia juga mengatakan, dengan diresmikannya Sekolah Bersama ini sangat membantu dalam kegiatan belajar mengajar yang semula berpindah-pindah lokasi dan mengandalkan cuaca karena berada di tempat terbuka.

"Sebelum ada kelas bersama ini, kami lakukan kegiatan belajar mengajar di lapangan yang kalau panas kepanasan dan kalau hujan ya kehujanan," tuturnya.

Sekolah Bersama Jendela Dunia Jakarta berada di atas lahan milik warga dengan menyewa tiga petak rumah kontrakan di kawasan Cipete, Jakarta Selatan untuk dibagi menjadi tiga ruang kelas.

"Ada tiga ruang dibagi menjadi enam kelas belajar, kelas 4,5,6 SD, lalu 7,8,9 SMP dan juga ada pendidikan anak usia dini untuk belajar baca, tulis dan hitung," tambah wanita yang akrab disapa bunda Lia itu.

Mengenai kendala dalam menyenggarakan kegiatan belajar, Szheerose yang juga menjadi pendiri Jendela Dunia Jakarta mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih kekurangan tenaga pengajar dari relawan.

"Volunteer yang terdaftar hingga saat ini ada 30 orang, dan kami masih membuka kepada siapapun yang ingin bergabung menjadi tenaga pengajar. Kriterianya yang penting berusia 18 tahun ke atas dan memiliki komitmen untuk membantu anak-anak dalam belajar," pungkas dara cantik yang berprofesi sebagai model itu.

Szhee, sapaan akrabnya, juga mengungkapkan bahwa para volunteer yang bergabung itu tidak di gaji atau dengan sukarela mengajar anak-anak.

Jendela Dunia Jakarta terbentuk atas inisiatif Lia dan Szhee bersama empat orang pengurus inti lainnya yang melihat masih minimnya perhatian terhadap pendidikan bagi anak-anak jalanan dan kalangan kurang mampu.

Untuk tahun 2019 ini, Jendela Dunia Jakarta telah merencanakan sejumlah program, di antaranya, beasiswa untuk anak-anak berprestasi, program persiapan bagi yang akan menghadapi ujian nasional, dan penyuluhan kesehatan, serta program lainnya.

Sebagai informasi, Jendela Dunia Jakarta masih terus membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi volunteer atau memberikan donasi dalam membantu kegiatan belajar mengajar melalui Instagram @Jendela_DuniaJKT.

Tag : pendidikan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top