Dijerat Kasus Penyelewengan, Carlos Ghosn Bakal Dipecat Nissan & Renault SA

Carlos Ghosn akan diturunkan dari jabatannya sebagai pemimpin Renault SA. Keputusan itu diambil sehari setelah Ghosn, yang juga adalah Direktur dan CEO Nissan, ditangkap di Jepang karena melakukan penyelewengan keuangan di Nissan.
Dwi Nicken Tari | 20 November 2018 18:15 WIB
Carlos Ghosn, Chairman and CEO of the Renault-Nissan Alliance - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Carlos Ghosn akan diturunkan dari jabatannya sebagai pemimpin Renault SA. Keputusan itu diambil sehari setelah Ghosn, yang juga adalah Direktur dan CEO Nissan, ditangkap di Jepang karena melakukan penyelewengan keuangan di Nissan.

Adapun Nissan telah mengumumkan bakal mencopot jabatan Ghosn dari perusahaan pada Kamis (22/11/2018).

“Carlos Ghosn tidak lagi berada di posisi dapat memimpin Renault,” ujar Menkeu Perancis Bruno Le Maire sambil menambahkan bahwa Dewan Direksi Renault akan mengadakan rapat darurat untuk menyusun struktur manajemen yang baru pada Selasa (20/11/2018), seperti dikutip Reuters.

Adapun Pemerintah Prancis memiliki saham sebesar 15% di Renault, seterusnya Renault memegang saham sebesar 43,4% di Nissan lewat kemitraan yang diciptakan Ghosn pada 1999.

Namun demikian, seorang sumber yang mengerti jalannya diskusi menyebutkan, penggantian Ghosn akan dilakukan untuk sementara karena dia merupakan tokoh utama dalam kemitraan dengan Nissan. Analis pun memperkirakan kemitraan itu dapat putus jika Ghosn dikeluarkan.

“Kami belum meminta pemecatan resmi untuk Ghosn dari dewan direksi dengan alasan sederhana, sampai kami mendapatkan bukti dan mengikuti prosedur legal,” ujar Le Maire.

Dia menyampaikan, Perancis akan berkomunikasi dengan Jepang terkait masalah tersebut. Pasalnya, kemitraan Renault—Nissan merupakan kepentingan kedua negara juga.

“Renault telah melemah, membuat langkah-langkah berikutnya harus cepat diambil,” imbuh Le Maire.

Le Maire juga menambahkan bahwa dia telah meminta otoritas pajak Perancis menelusuri skandal Ghosn dan sejauh ini belum mnemukan apa-apa.

Bank of America Merrill Lynch pun memangkas rating untuk Renault menjadi “netral” dari “beli”, sementara Exane BNP Paribas menurunkan rating utang Renault menjadi “netral” dari “outperform”.

Tag : nissan
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top