Jokowi Sindir Pemimpin Tegas dan Suka Marah, Begini Reaksi Demokrat

JAKARTA - Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan bahwa gaya antar pemimpin tidak perlu dijadikan polemik untuk menentukan siapa yang paling benar.
John Andhi Oktaveri | 09 November 2018 14:55 WIB
Hinca Panjaitan - Bisnis/Muhammad Ridwan

Bisnis.com, JAKARTA - Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan bahwa gaya antar pemimpin tidak perlu dijadikan polemik untuk menentukan siapa yang paling benar.

Demikian diutarakan Hinca menanggapi pernyataan Presiden Jokowi yang mengaku senang dengan sosok pemimpin yang tegas, namun bukan dalam artian suka marah-marah. Menurutnya, setiap pemimpin pasti punya cara dan gayanya masing-masing. 

"Pastilah semua pemimpin punya cara dan gaya yang baik," kata Hinca, Jumat (9/11/2018).

Dia pun memberikan contoh kepemimpinan Presiden RI ke-1 Soekarno, yang menurutnya tegas pada masa awal kemerdekaan.

"Bung Karno dengan gayanya yang waktu itu memang harus begitu karena masa awal-awal kemerdekaan, tetapi Pak Harto beda gayanya lagi, Gus Dur beda lagi, Bu Mega, Pak SBY, dan sekarang Jokowi," katanya.

Karena itulah menurut Hinca, alangkah bijaknya semua pihak bisa menghormati gaya berpidato para pemimpin. Hanya saja, lanjutnya, apa yang dikatakan harus sesuai dengan kondisi  di lapangan yang sesungguhnya, ujarnya tanpa memerinci siapa yang dimaksud.

"Seperti saya bilang, kalau Bung Karno pasti menyemangati untuk merdeka. Tapi pilihlah diksi dan kata yang pas. Apalagi Indonesia kan heterogen sekali," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jokowi, partai demokrat

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top