Sinyalnya Menghilang, KNKT akan terus Cari CVR meski Evakuasi oleh Basarnas Dihentikan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan terus mencari bagian CVR (cockpit voice recorder), yang sinyalnya menghilang tertutup lumpur.
Muhammad Ridwan | 05 November 2018 22:48 WIB
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi memeriksa kondisi bagian dari kotak hitam (black box) pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 yang telah ditemukan oleh tim SAR gabungan di KR Baruna Jaya I, di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Kamis (1/11/2018). - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Sinyal CVR (cockpit voice recorder ) Lion Air PK-LQP menghilang, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan terus mencari bagian  rekaman data suara dari kotak hitam yang belum ditemukan itu.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan pihaknya akan terus mencari bagian tersebut walaupun proses evakuasi tim SAR gabungan telah dihentikan.

“Meskipun nanti Basarnas berhenti, kami tetap cari CVR. Karena kan yang paling penting adalah yang sekarang masih kita cari adalah CVR,” ujarnya di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018).

Nantinya, KNKT masih dapat meminjam robot penyelam untuk melakukan pencarian di dasar laut.

“Itukan robotnya punya Pertamina, punya BPPT, punya KKP bisa minjem siapa aja,” jelasnya.

Untuk pencarian kotak hitam saat ini, Soerjanto masih belum menemukan titik terang, pasalnya, suara pinger locater yang dipancarkan tidak terdengar dengan jelas oleh pinger detector.

Kondisi dasar laut yang sangat berlumpur diduga menutupi kotak hitam tersebut, sehingga suara yang dipancarkan menjadi tertutup.

“Iya, sampai sekarang pun saya tidak bisa mendengar sinyalnya. Ya apapun kita akan coba mencari CVR itu,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
lion air jatuh

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top