Dugaan Pelanggaran Kampanye, Bawaslu Panggil Luhut dan Sri Mulyani Hari Ini

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri mulyani memberi jawaban hadir ke Badan Pengawas Pemilu.
Jaffry Prabu Prakoso | 02 November 2018 16:03 WIB
Ketua Panitia Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) mengangkat tangannya, disaksikan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde (kiri), dan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelum memberikan pernyataan penutupan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018, di Nusa Dua, Bali, Minggu (14/10). JIBI/Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri mulyani memberi jawaban hadir ke Badan Pengawas Pemilu.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin mengatakan bahwa keduanya dipanggil sebagai terlapor dugaan pelanggaran kampanye.

“Klarifikasi dugaan kampanye di acara IMF Bali dulu itu,” katanya melalui pesan instan saat dikonfirmasi, Jumat (2/11/2018).

Berdasarkan jadwal pemanggilan, Luhut dan Ani akan diperiksa pukul 15.00 WIB.

Sebelumnya, Luhut dan Mulyani mengoreksi pose dua jari Managing Director IMF Christitine Lagarde menjadi satu jari saat foto bersama. Atas perbuatan itu, keduanya dilaporkan ke Bawaslu dengan dugaan pelanggaran kampanye oleh pelapor seorang warga bernama Dahlan Pido.

Mengacu pada Undang-undang nomor 7 tahun 2017 pasal 280 huruf  h, peserta pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan dalam kampanye.

 

Tag : Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top