Situs Skandal Sandiaga Uno Diblokir

Situs yang memuat artikel skandal Sandiaga Uno telah diblokir. Alamat laman yang berisikan sejumlah artikel isu kedekatan calon wakil presiden nomor urut 02 dengan sejumlah wanita ini, yakni skandalsandiaga.com, tak lagi bisa diakses sejak Selsa (25/9/2018) malam.
JIBI | 26 September 2018 10:05 WIB
Sandiaga Uno menjalani pemeriksaan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metrojaya dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan tanah di Jakarta, Selasa (30/1). - ANTARA/Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA - Situs yang memuat artikel skandal Sandiaga Uno telah diblokir. Alamat laman yang berisikan sejumlah artikel isu kedekatan calon wakil presiden nomor urut 02 dengan sejumlah wanita ini, yakni skandalsandiaga.com, tak lagi bisa diakses sejak Selsa (25/9/2018) malam.

Saak diakses, di situs itu sekitar pukul 22.05 WIB muncul tanda seru dengan papan segitiga. Begitu juga dengan pagi ini pukul 08.00 WIB.

 Laman tersebut menampilkan sebuah kalimat berbunyi "attackers might be trying to steal your information from www.skandalsandiaga.com (penyerang mungkin mencoba mencuri informasi Anda dari www.skandalsandiaga.com)".

Situs yang menyerang Sandiaga secara seksis itu viral kemarin. Ada sejumlah artikel yang menyebut mantan Wakil Gubernur DKI itu kerap menerima layanan spa plus-plus dari rekan wanitanya.

Ruang kerja Sandiaga di kantor Balai Kota DKI Jakarta juga disebut menjadi tempat 'bermainnya' sang cawapres itu dengan sejumlah perempuan. Gosip itu seketika ditampik politikus Gerindra, Andre Rosiade.

"Gimana mau 'main'? Ruang kerja Bang Sandi di Balai Kota itu kaca semua," katanya, Selasa (25/9/2018).

Andre mengatakan Badan Pemenangan Nasional akan segera melaporkan inisiator situs skandalsandiaga.com ke kepolisian. Hal itu tengah diurus oleh tim advokasi.

Sementara itu, Sandiaga, menanggapi enteng soal situs tersebut.

 "Selo aja bro," ujar Andre menirukan Sandiaga.

Sumber : Tempo

Tag : sandiaga uno, Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top