Presiden Jokowi dan PM Nguyen Xuan Phuc Bahas Kemitraan Indonesia - Vietnam

Sejumlah hal dibicarakan Presiden Joko Widodo dengan PM Vietnam dalam kesempatan itu. Keduanya membicarakan kemungkinan bagi kedua negara meningkatkan kerja sama dan berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi kreatif dan digital di kawasan.
Yodie Hardiyan | 12 September 2018 17:19 WIB
Presiden Joko Widodo dan PM Nguyen Xuan Phuc saat berjumpa di New Delhi, India (26/1/2018)./VNA - VNS/Thong Nhat

Bisnis.com, JAKARTA--- Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat atas peringatan ke-73 Hari Nasional Vietnam yang jatuh pada 2 September 2018 lalu. Hal itu disampaikan Presiden saat bertemu Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc di National Convention Center, Hanoi, Rabu, (12/9/2018).

"Saya ingin mengucapkan selamat atas peringatan ke-73 Hari Nasional Vietnam pada tanggal 2 September 2018. Semoga perdamaian dan kemakmuran senantiasa menyertai rakyat Vietnam," ucap Presiden.

Sejumlah hal dibicarakan Presiden Joko Widodo dengan PM Vietnam dalam kesempatan itu. Keduanya membicarakan kemungkinan bagi kedua negara meningkatkan kerja sama dan berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi kreatif dan digital di kawasan.

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas konfirmasi Yang Mulia untuk hadir pada Asean Leaders' Gathering (ALG) di Bali, 11 Oktober 2018," imbuh Presiden Jokowi.

Kepala Negara menyebutkan bahwa pertemuan ALG menjadi sangat penting di tengah situasi ekonomi global yang makin tidak menentu. Pertemuan tersebut juga menjadi momentum yang tepat bagi Asean untuk dapat berbicara lebih banyak kepada dunia.

"Kesempatan bagi ASEAN menunjukkan kepada dunia ketahanan ekonomi Asean serta komitmen kuat Asean terhadap pembangunan dan pengentasan kemiskinan," kata Presiden.

Lebih jauh, keduanya juga berharap agar di masa mendatang kedua negara dapat bermitra secara strategis untuk menghadapi situasi ekonomi global dan tantangan revolusi industri 4.0.

Sementara itu, PM Vietnam menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Jokowi di WEF.

Selain itu, PM Vietnam mengatakan pentingnya kedua negara saling mendukung. “Kita harus dapat memanfaatkan kondisi global seperti sekarang ini dan juga adanya revolusi industri 4.0,” ucap PM Vietnam.

Pejabat yang hadir mendampingi Presiden adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Tag : jokowi, indonesia, vietnam
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top