Wapres Jusuf Kalla: Asian Games Persatukan Bangsa dan Redam Berita Negatif

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan momentum Asian Games 2018 menyatukan bangsa dan meredam berita negative di tengah ingar binger tahun politik.
Lingga Sukatma Wiangga | 28 Agustus 2018 16:19 WIB
Pemain tunggal putra Indonesia Jonatan Christie, memberi hormat kepada bendera Merah Putih setelah mengalahkan pemain Chinese Taipei Chou Tien Chen, pada laga final tunggal putra bulu tangkis Asian Games 2018 di Istora Senayan Jakarta, Selasa (28/8). Jonatan Christie meraih emas setelah menang dengan skor 21-18, 20-22 dan 21-15. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan momentum Asian Games 2018 menyatukan bangsa dan meredam berita negative di tengah ingar binger tahun politik.

“Dua minggu ini ndak ada lagi berita-berita yang heboh, aman, ndak ada itu hoaks ndak ada. Orang bersatu enggak ada urusan partainya. Ibu Mega pengen nonton, Pak SBY juga nonton Cuma beda waktu aja. Itu kan bagus,” katanya di Kantor Wakil Presiden RI yang disambut tawa para wartawan, Selasa (28/8/2018).

Dia pun mengatakan tiga target kesuksesan di Asian Games 2018 tercapai yaitu pembangunan infrastruktur arena, penyelenggaraan serta prestasi dengan terlampauinya target perolehan 16 medali emas.

Hal itu, kata dia, bisa diukur dari tidak adanya keluhan dari para atlet dan seluruh kontingen peserta soal penyelenggaraan Asian Games 2018. Asian Games pun diakuinya mendongkrak perekonomian.

“Dampak ekonominya kelihatan yang paling sederhana saja itu katakana souvenir-souvenir, makanan-makanan habis semua. Hotel penuh. Dan televisi semua itu kan nilainya tinggi kalau berhasil. Bahwa Indonesia itu bisa berprestasi,” ujarnya.

Tag : asian games 2018
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top