Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Demokrat: Mundurnya Idrus Marham Sudah Tepat

Demokrat: Mundurnya Idrus Marham Sudah Tepat
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 25 Agustus 2018  |  14:56 WIB
 Idrus Marham - BISNIS/Yodie Hardiyan
Idrus Marham - BISNIS/Yodie Hardiyan

Bisnis.com, JAKARTA - Idrus Marham mengundurkan diri Menteri Sosial setelah resmi diumumkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus proyek PLTU Riau-1, Jumat (24/8/2018).

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengapresiasi keputusan tersebut, dirinya menilai pengunduran Idrus sangatlah tepat.

“Dengan mundurnya Bang Idrus, sehingga bisa lebih fokus menangani saudara-saudara kita yang terkena bencana, yang akhir-akhir ini banyak menimpa Indonesia. Terutama bencana gempa di Lombok yang penanganannya sampai hari ini dirasa kurang maksimal,” ujar Jansen dalam keterangan resmi yang dihimpun, Sabtu (25/8/2018).

Lebih lanjut Jansen mengatakan jika saat ini Kementerian Sosial sedang memiliki tugas penting untuk menangani korban gempa di Lombok.

“Bicara bencana, kementerian sosial inilah kementerian terkait yang diharapkan mampu meringankan beban saudara-saudara kita di daerah bencana tersebut,” ujarnya

“Kalau menterinya kena ‘bencana’ kan susah juga mereka bisa fokus menangani bencana,” tambahnya.

Jansen juga mengimbau untuk para pendukung pasangan presiden untuk tidak saling menghujat karena kasus tersebut.

“Semua rezim pemerintahan itu ada baik buruknya. Marilah energi kita ini difokuskan untuk masa depan. Bukan terus mundur melihat ke belakang,” imbaunya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

partai demokrat
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top