Ini Alasan Jokowi Pilih Gedung Joang 45 Sebagai Titik Kumpul

Calon presiden Joko Widodo dan bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin datang ke Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jakarta, Jumat (10/8/2018) dengan suatu alasan.
Yodie Hardiyan | 10 Agustus 2018 12:05 WIB
Calon presiden petahana Joko Widodo (tengah) menyalami calon wakil presiden Ma'ruf Amin (kanan), disaksikan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta (kiri) dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto (kedua kiri) usai menyampaikan pidato politik di Gedung Joang, Jakarta, Jumat (10/8/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA -- Calon presiden Joko Widodo dan bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin datang ke Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jakarta, Jumat (10/8/2018) dengan suatu alasan.

Jokowi, Ma'ruf, para ketua umum beserta sekretaris jenderal partai politik datang ke Gedung Joang 45 sebelum berangkat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mendaftarkan Jokowi dan Ma'ruf sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Dalam pidato politiknya, Jokowi mengatakan Gedung Joang 45 adalah tempat para pejuang politik Indonesia seperti Bung Karno, Bung Hatta, Adam Malik digembleng dari sisi politik. Gedung Joang 45 mewakili semangat perjuangan para pemuda yang menyala untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaannya.

"Gedung Joang 45 kini kita pilih sebagai titik awal untuk memulai perjuangan dalam jalan perubahan untuk mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan dirinya dan Ma'ruf ingin meneruskan jalan menuju Indonesia maju. Dalam waktu 4 tahun terakhir ini, sambung Jokowi, atas pertolongan Allah, pihaknya telah meletakkan pondasi yang kokoh bagi Indonesia untuk bergerak maju, cepat dan kuat ke arah masa depan.

Tag : Pilpres 2019
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top