4 Kebun Raya di 4 Kota Penambah Ruang Terbuka Hijau

Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat menggelontorkan anggaran Rp21,40 miliar untuk pengembangan empat kebun raya yang menjadi bagian dari penambahan ruang terbuka hijau di perkotaan.
Rivki Maulana | 06 Agustus 2018 06:41 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat menggelontorkan anggaran Rp21,40 miliar untuk pengembangan empat kebun raya yang menjadi bagian dari penambahan ruang terbuka hijau di perkotaan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa berdasarkan Undang-Undang Penataan Ruang, rasio ruang ternbuka hijau (RTH) harus mencapai 30% dari luas kota yang terdiri atas 20% RTH publik dan 10% RTH privasi.

Pembangunan RTH, katanya, tidak hanya menambah keindahan, tetapi juga berkontribusi terhadap konservasi air, tanah, dan kualitas udara.

“Di samping pembangunan infrastruktur, Kementerian PUPR juga fokus pada pengembangan lanskap dan penghijauan kota. Program peningkatan kualitas kota dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah untuk menambah luasan ruang terbuka hijau," ujar Basuki melalui siaran pers, Minggu (5/8/2018).

Menurut Basuki, pembangunan RTH oleh Kementerian PUPR diharapkan bisa dijadikan contoh bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan RTH lain di kotanya.

Sejak 2016, Kementerian PUPR membangun infrastruktur pendukung kebun raya di empat kota, yakni Kebun Raya Jompie di Parepare, Taman Parakan di Temanggung, Taman Putroe Phang di Banda Aceh, dan Taman Adipura di Kota Bontang.

Di Pare-Pare, Kementerian PUPR mengeluarkan anggaran Rp9,80 miliar untuk membangun beberapa fasilitas pendukung seperti area parkir, pos jaga, rumah kaca, dan prasarana pembibitan.

Selanjutnya juga dibangun kebun bibit, hamparan bungan, dek pandang, prasarana pengomposan, dan papan informasi.

Di Bontang, Kementerian PUPR juga membangun panggung pertunjukan, plaza, taman bermain, parkir sepeda, toilet, dan fasilitas lain senilai Rp4,80 miliar.

Di Banda Aceh, Kementerian PUPR membantu penataan Taman Putro Pegang yang masuk dalam kawasan Pisan yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda. Penataan berupa pembangunan panggung, pelestarian, pargola, dan lanskap. Anggaran yang dikeluarkan untuk penataan mencapai Rp2,10 miliar.

Basuki menuturkan, pihaknya juga telah membangun Taman Parakan di Temanggung dengan anggaran Rp4,70 miliar. Taman ini memiliki luas 13.300 meter persegi dan sekarang digunakan masyarakat untuk beragam kegiatan, dari kegiatan hiburan hingga kebudayaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bontang, rth, ruang terbuka hijau

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top