Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rencana IPO Volvo Cars Dapat Valuasi Lebih Rendah dalam Umpan Balik Awal

Tanggapan awal investor terhadap nilai penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) Volvo Cars berada di bawah harga yang ditargetkan oleh Zhejiang Geely Holding Group Co.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 24 Juli 2018  |  17:38 WIB
Logo Volvo - Reuters/Denis Balibouse
Logo Volvo - Reuters/Denis Balibouse

Kabar24.com, JAKARTA – Tanggapan awal investor terhadap nilai penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) Volvo Cars berada di bawah harga yang ditargetkan oleh Zhejiang Geely Holding Group Co.

Menurut sumber yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan investor institusional menawar harga Volvo Cars sekitar US$12 miliar hingga US$18 miliar di dalam pertemuan awal untuk IPO.

“Padahal, Zhejiang Geely [induk usaha] and Volvo Cars menargetkan valuasi harga penawaran di kisaran US$16 miliar hingga US$30 miliar,” ujar sumber tersebut, seperti dikutip Bloomberg, Selasa (24/7/2018).

Adapun, tawaran valuasi harga Volvo di level terendahnya  sebesar US$12 miliar, akan membuat nilai perusahaan menjadi 7,5 kali lipat lebih besar daripada pendapatannya pada 2017.

Sementara itu, perwakilan dari Zhejiang Geely maupun Volvo masih menolak memberikan komentar hingga saat ini.

 Sumber tadi melanjutkan, perbedaan harga yang ditawarkan investor dengan harga yang ditargetkan induk usaha Volvo dapat membuat perusahaan tetap privat untuk waktu yang lebih lama lagi.

Adapun, tujuan IPO yang diinisiasi Geely adalah untuk membuatnya semakin bersaing di antara produsen mobil mewah lainnya seperti Daimler AG dan BMW AG.

 “Zhejiang Geely berencana menjual saham Volvo Cars secepatnya pada musim gugur di Hong Kong dan Swedia,” kata sumber lain pada Mei 2018.

Sebelumnya, Zhejiang Geely mengakuisisi Volvo Cars pada 2010 dan mengganti jejeran mobilnya agar dapat menjadi salah satu alternatif dari produk mobil mewah Jerman. 

Berdasarkan laman resminya, unit Swedia milik Zhejiang Geely memegang 99% saham Volvo Cars AB, sementara 1% lainnya dikendalikan oleh investor institusional Swedia dalam bentuk kelas saham lain.

Salah seorang sumber mengungkapkan, investor pun sangat responsif melihat ambisi Volvo. Keinginan Volvo untuk mengembangkan mobil kemudi otomatis dan elektrifikasi telah membuat perusahaan mendapatkan premi dari beberapa mitra usaha.

Volvo Cars juga mendeklarasikan perusahaannya sebagai produsen mobil global pertama yang akan bergerer menuju kendaraan elektrik mulai tahun depan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo volvo
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top